Main Menu

SMAN 1 Kota Metro Provinsi Lampung Juara LCC Empat Pilar MPR

Aditya Kirana
30-08-2018 20:55

SMAN I Kota Metro Provinsi Lampung Juara LCC Empat Pilar Tahun 2018.(Dok. MPR/re1)

Jakarta, Gatra.com – Final Lomba Cerdas Cermat (LCC) Majelis Permusyaratan Rakyat (MPR) tingkat Sekolah Lanjutan Tingkat Atas (SLTA) diadakan hari ini, Kamis (30/8) di Nusantara IV, kompleks parlemen.

 

Tiga peserta yang memperebutkan juara nasional, terlihat sangat bersemangat untuk meraih prestasi  tertinggi sebagai juara nasional. Persaingan untuk menjadi yang terbaik, itu sudah tampak sejak awal lomba,  yaitu sejak perkenalan peserta dan yel yel.

Persaingan terasa semakin sengit menginjak sesi lomba satu lawan satu. Apalagi pada sesi tersebut, ketiga peserta sempat memiliki skor yang sama. Namun, diakhir  sesi, hanya group B dari SMAN I Kota Metro Lampung dan group C SMAN 3 Kabupaten Tangerang, Banten yang memiliki skor sama, yaitu 115. Sedangkan group A yang ditempati SMAN I Polewali Sulawesi Barat, memiliki skor 95.

Puncak ketegangan, terjadi pada babak akhir lomba atau sesi pertanyaan benar salah. Penyebabnya, setelah beberapa pertanyaan skor para peserta tidak banyak berubah. Sampai akhirnya, group C salah tidak mendapat nilai karena salah memberikan jawaban. 

Dengan demikian, group B dari SMAN I Kota Metro Lampung keluar sebagai juara pertama dengan skor 215, group C dari SMAN 3 Kabupaten Tangerang menempati urutan kedua dengan nilai 205, dan group A dari SMAN I Polewali Sulawesi Barat juara ketiga dengan nilai 191.

Melihat serunya Grand final LCC, Ketua tim juri, yang juga Pimpinan Badan sosialisasi MPR Prof. Bachtiar Aly menyampaikan apresiasinya kepada seluruh peserta LCC. Menurutnya seluruh peserta memiliki kesiapan yang baik untuk mengikuti babak final LCC di Jakarta. Itu ditunjukkan dengan kualitas peserta dalam menguasai bahan yang dilombakan.

"Tadi itu luar biasa, mereka mampu menghafal dengan baik. Menguasai materi dan mampu menyampaikannya secara baik pula. Itu adalah kesuksesan kita semua, kalau ada yang belum menang, itu adalah kesuksesan yang tertunda,” kata Bachtiar.

Bachtiar merasa bangga melihat generasi muda yang ikut LCC. Karena mereka itulah yang akan menentukan wajah Indonesia ke depan. Ia bersyukur Bangsa Indonesia memiliki nilai-nilai luhur yang tengah diupayakan untuk dikembalikan oleh anak-anak anak muda.

Komentar senada disampaikan guru pembimbing dari SMAN I Kota Metro Tuty Nahayu. Menurut Tuty siswa siswi yang mengikuti LCC, itu memiliki jiwa nasionalisme yang tinggi. Mereka juga mampu mengamalkan nilai-nikai luhur bangsa Indonesia, di lingkungan masing-masing, baik disekolah, keluarga maupun masyarakat.

"Mereka ini sangat membanggakan, sejak mengikuti periapan LCC, mereka memiliki jiwa dan sikap nasionalisme yang sangat baik, dan itu sudah diperlihatkan dalam kehidupan sehari-hari", kata Tuty menambahkan.

Bagi SMAN I kota Metro, sukses menjuarai LCC tahun ini merupakan keberhasilan yang kedua. Sebelumnya, pada 2009 SMAN ini juga berhasil Meraih juara pertama LCC tingkat nasional tahun 2009.

Aditya Kirana
30-08-2018 20:55