Main Menu

Cak Imin: Sahabat itu Penolong dalam Kesulitan, Jangan Putus Gara-gara Politik

Anthony Djafar
11-10-2018 17:36

Wakil Ketua MPR Muhaimin Iskandar menyempatkan diri mampir ke STFK (Sekolah Tinggi Filsafat Katolik) Ledalero di Kabupaten Sikka, provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), pada Rabu (10/10). (Dok. MPR/awy)

 

Sikka, Gatra.com - Dalam rangkaian kunjungan ke NTT, Wakil Ketua MPR Muhaimin Iskandar menyempatkan diri mampir ke STFK (Sekolah Tinggi Filsafat Katolik) Ledalero di Kabupaten Sikka, provinsi Nusa Tenggara Timur (NTT), pada Rabu siang (10/10).

 

Selain meninjau dan bercengkerama dengan para pastor, frater dan mahasiswa, tokoh yang digelari Panglima Santri, ini juga mengajak para civitas untuk menjaga persahabatan, meski ada perbedaan pilihan politik.

"Tahun politik ini suasana bisa jadi akan agak panas. Namun persahabatan jangan sampai putus. Pertemanan jangan sampai menjauh. Kalau ada apa-apa, yang bantuin kita nanti juga pasti sahabat dan tetangga. Jadi jagalah supaya silaturahmi jangan buyar karena politik. Rugi sendiri nanti,” kata Muhaimin yang akrab disapa Cak Imin ini, kepada 1006 mahasiswa STFK, rektor STFK Otto Gusti Madung dan para dosen..

Mantan Menakertrans ini mengatakan bahwa dirinya berkomitmen mengawal Indonesia yang bersatu dan beragam.

"Saya sebagai ABG alias Anak Buah Gus Dur tetap mengawal komitmen beliau untuk Indonesia yang bersatu dan beragam. Saya takjub juga bahwa Gus Dur pernah menginap di STFK sini. Bangganya saya jadi ABG, " katanya.

Pada malamnya, Cak imin juga ikut menghadiri acara doa bagi warga Palu - Donggala di depan Sikka Convention Centre. Bersama Uskup Maumere Mgr. Ewaldus Martianus Sadu, Ketua Umum PKB ini terlihat terharu mendengarkan doa yang dipimpin Uskup.

"Palu dan Donggala adalah kesedihan kita bersama. Doa dan penggalangan dana adalah bentuk solidaritas kita kepada mereka. Buktikanlah cinta kita kepada Tuhan dengan mencintai ciptaan-Nya yang tengah berduka," demikian bagian dari doa Uskup.

Selain doa, dalam acara Malam 1000 Lilin, itu juga diadakan penggalangan dana dan berhasil terkumpul sebanyak Rp70.640.000.


 

Anthony Djafar
11-10-2018 17:36