Main Menu

Teatrikal Babe Muka Kampung Rejeki Kota : "Babe Benyamin Tak Lekang Oleh Waktu"

Riana Astuti
15-09-2017 08:29

Pemain teater yang tergabung dalam Teater Abang None (Abnon) Jakarta beraksi pada acara pementasan teater dengan judul "Babe, Muka Kampung Rejeki Kota" di Graha Bhakti Budaya, Jakarta, Kamis (14/9). (Antara/Muhammad Adimaja/AK9)

Jakarta, GATRAnews -- Terater Abnon Jakarta mempersembahkan karya teranyar yang mengusung cerita kehidupan dari seniman legendaris Jakarta, Benyamin S di Graha Bhakti Budaya, TIM (14/09). Berjudul "Babe, Muka Kampung Rejeki Kota" karya besutan Maudy Koesnaedi berkonsep konser teatrikal dengan mengaransemen lagu yang pernah dipopulerkan oleh Benyamin.

Ada lebih dari 30 lagu mengiringi jalannya pertunjukkan "Babe, Muka Kampung Rejeki Kota" ini. Lewat kolaborasi orkestra dan gambang kromong pengemasan lagu "jadul" betawi ciptaan Benyamin diubah menjadi lebih elegan dan indah. Menurut Maudy Koesnaedi selaku konseptor dan produser, teatrikal ini memiliki tantangan tersendiri. Mengingat almarhum Bang Ben merupakan seniman multitalenta yang pernah dimiliki Indonesia.

Wanita yang akrab disapa Mpok Mod ini ikut terjun langsung dalam proses penggarapan. "Tiap jengkal proses penggarapan teatrikal ini saya ikuti. Saya ingin menyuguhkan kepada khalayak sesuatu berbeda. Selain itu kami disini ingin mengingatkan bahwa Indonesia memiliki seniman betawi yang hebat," tutur Maudy. Untuk isi cerita, terdapat lima babak cerita yang menggambarkan proses kehidupan Benyamin, sedari kecil hingga menjadi seorang aktor. Lakon Benyamin pun diperankan oleh beberapa pemain diantaranya; Tommy Tjokro, Bobtriyan Tanamas, Muhammad Iqbal Sulaeman, Muhammad Gofur dan Pepe.

Mengangkat sisi kehidupan Benyamin Sueb ke dalam teatrikal merupakan wujud apresiasi atas jasanya selama hidup di dunia industri seni Indonesia. "Saya terinspirasi mengambil alur cerita ini dari buku biografi beliau di dalamnya ada kupasan kehidupan Bang Ben. Disamping itu almarhum dengan celetukannya yang cerdas itu menjadi identitas beliau sepanjang masa," pungkas Maudy.

Sepanjang pertunjukkan dimulai penonton yang hadir pun dibuat terpingkal menyaksikan tingkah pemain di atas panggung. Tiap scene adegan tak henti mereka tertawa lepas sembari bertepuk tangan. Terlebih ketika guyonan yang dibawakan oleh Indra Bekti dan Astry Novita yang berperan sebagai Abang Jantuk dan Mpok Jantuk.

Penonton yang hadir pun berasal dari berbagai kalangan. Bahkan Mantan Gubernur Banten, Rano Karno, hadir dan memberikan semangat kepada warga Jakarta untuk terus melestarikan budaya betawi. "Saya turut senang sekali cerita Babe Benih diangkat kembali. Hal ini menjadi seruan kepada warga Jakarta untuk yuk ikut lestarikan budaya," kata Rano.


Pagelaran konser teatrikal "Babe Muka Kampung Rejeki Kota" akan berlangsung hingga 16 September 2017 di Taman Ismail Marzuki.


Reporter : Riana Astuti

Editor     : Cavin R. Manuputty

 

Riana Astuti
15-09-2017 08:29