Main Menu

Oesman Sapta: PDI-Perjuangan Harus Ajak Semua Partai Bahas Cawapres

Wem Fernandez
26-02-2018 18:53

Ketua Umum Partai Hanura, Oesman Sapta Odang. (Dok. GATRA/FT02)

Jakarta, Gatra.com - Setelah Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDI-Perjuangan) resmi mengusung Joko Widodo (Jokowi) pada Pilpres 2019 mendatang, Partai Hanura yang terlebih dahulu sudah mengusung minta agar semua partai koalisi dilibatkan dalam membicarakan calon wakil presiden pendamping Jokowi.

 

Ketua Umum Partai Hanura, Oesman Sapta Odang menyebutkan, langkah PDI Perjuangan merupkan keputusan yang tepat. Tugas selanjutnya adalah mengajak sejumlah partai koalisi untuk duduk bersama dan menentukan siapa calon wakil presidennya. 

 

“Nanti dibicarakan dalam koalisi, jadi setiap partai berhak mencalonkan partainya menjadi calon wakil, karena mereka kan sudah mencalonkan jokowi sebagai presiden. Nah masalah wakilnya mari kita bicarakan bersama,” katanya di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Senin, (26/2). 

 

Dia menambahkan, setiap nama capres dari partai koalisi adalah hal yang lumrah. Sebut saja PKB yang kini gencar menyodorkan figur ketua umumnya Muhaimin Iskandar, Puan Maharani atau Menkopolhukam, Wiranto. 

 

“Sah-sah saja, kalau setiap partai mengusulkan calonnya. Itu sah-sah saja, jangan terus kita bilang enggak boleh, ya kan,?” ujar dia. 

 

Ditanya lebih lanjut apa kriteria paling utama untuk menjadi capres Jokowi, politisi yang akrab dipaggi Oso ini tidak menyebutkannya secara spesifik. Tetapi secara umum sosok tersebut harus mewakili seluruh kepentingan sosial, ekonomi dan hukum. 

 

“Wah banyak sekali kriteria-kriterianya karna untuk mendampingi Jokowi ini tidak sederhana, karena (Jokowi) orangnya kurus larinya cepet terus kalau orang yang larinya sendet-sendet ya ketinggalan sama dia,” tutup Oso. 


 

Reporter : Wem Fernandez   

Editor      : Cavin R. Manuputty

Wem Fernandez
26-02-2018 18:53