Main Menu

Komunikasi Dengan Jokowi, PPP Akui Usulkan Cawapres Dari Kalangan Santri

Wem Fernandez
26-02-2018 20:25

Arsul Sani (ANTARA/Hafidz Mubarak A./re1)

 

 

 

Sekretaris jendral Partai Persatuan pembangunan (PPP) Arsul Sani menyebutkan, dalam komunikasi dengan Presiden Joko Widodo (Jokowi),partainya mengusulkan agar bakal calon wakil presiden (Wapres) berasal dari kalangan santri. 

 

Alasan PPP ini berangkat dari latar belakang Jokowi yang masuk dalam kelompok nasionalis. “Kami tidak sebut nama tapi sampaikan kriteria. Bahwa karena Pak Jokowi di dalam personal kelompok nasionalis, maka wapresnya dari kalangan santri,” kata Arsul di Jakarta, Senin, (26/2). 

 

Dia menambahkan, hingga kini koordinasi dan komunikasi PPP dengan partai lain dalam menentukan figur cawapres yang bakal diusung juga masih cair. 

 

Terlepas dari figur santri, Arsul juga menyebutkan, tidak ada salahnya jika Jokowi justru meminang Prabowo Subianto sebagai pendampingnya. Alasan ini dapat dilihat pada perhelatan Pilpres 2014 lalu, di mana segregasi antar anak bangsa cukup tajam. Guna menghindari itu, tidak ada salahnya jika ada duet Jokowi-Prabowo. 

 

“Ini pernah didiskusikan Ketum Romi [Romahurmuzy] dan Pak Jokowi ketika bertemu. Artinya kalau Pak Prabowo bersedia menjadi Cawapresnya Pak Jokowi PPP ikut mendukung, karena pertimbangannya buat PPP Pilpres ini akan terhindar dari potensi perpecahan atau segregasi antar kelompok masyarakat,” ujar dia. 

 

Lantas bagaimana cawapres dari kalangan santri yang diusulkan? 

 

“Ada kepentingan yang lebih besar, yaitu mencegah segregasi yang tajam di masyarakat. Kalau misal Pak Jokowi maju sendiri ya permintaan PPP seperti itu [kalangan santri],” pungkas Arsul. 


 

Reporter : Wem Fernandez  

Wem Fernandez
26-02-2018 20:25