Main Menu

Demokrat Apresiasi Gagasan Pertemuan PDI Perjuangan dengan AHY

Andhika Dinata
28-02-2018 19:27

AHY diberi mandat sebagai Ketua Komando Tugas Bersama (Kogasma)(GATRA/Adi WIjaya/re1)

Jakarta, Gatra.com - Wakil Ketua Umum Partai Demokrat Djoko Udjianto menyatakan, pihaknya mengapresiasi penerimaaan masyarakat kepada Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) sebagai ikon baru pimpinan tanah air. Demokrat juga menyabut baik gagasan pendekatan PDI Perjuangan dengan AHY. 

 

Sebelumnya, Ketua Umum PDI Perjuangan Megawati Soekarnoputri menugaskan Sekjen Hasto Kristiyanto dan politisi Prananda Prabowo untuk membuka komunikasi politik dengan AHY.

“Ibu Megawati pasti juga berpikir yang terbaik untuk bangsa ini. Semua saya rasa juga begitu," katanya kepada Gatra Selasa, (28/02).

Meski Djoko tak bisa memastikan apakah pertemuan ini nanti akan mengerucut pada hasil tertentu. "Bertemu dan berkomunikasi biasa saja”. 

Menurutnya, AHY memang memiliki peluang yang besar menjadi pemimpin masa depan Indonesia lantaran kapasitas dan kapabilitasnya yang cukup mumpuni.

“Ada kesan bahwa Mas Agus ini pemuda yang cerdas, smart, serta memiliki dedikasi yang tinggi”. 

Selain itu ada tren yang berkembang dalam pola kepemimpinan global bahwa posisi strategis di level pemerintahan diisi oleh orang-orang muda.

“Di sisi lain ada tren global munculnya pimpinan muda yang di bawah usia 40 an itu bermunculan, baik negara maju maupun berkembang. Itu yang kita dicermati,” tandas Ketua Komisi X DPR itu.

Saat ini, AHY dalam menghadapi Pemilu 2019 dipasang sebagai Ketua Komando Tugas Bersama (Kogasma), sebagai bentukan Tim Pemenangan Pemilu Demokrat di 2019 nanti.

Demokrat menurut Djioko membaca situasi yang berkembang serta melihat kemungkinan yang ada.

“Bahwa masyarakat sudah mempergunjingkan keberadaan Mas AHY ini demikian juga dunia akademisi sudah memberikan apresiasi,” ucap Djoko.

Twerkait posisi Demokrat dalam konstelasi kekuatan olitik di Pemilu 2019 nanti, menurut Djoko akan menunggu Keputusan Ketua Umum Susilo Bambang Yudhoyono.

Saat ini memang ada pandangan Demokrat akan membuka poros sendiri bersama PKB dan PAN, namun  yangsejauh ini belum ada deklarasi resmi.

Terkait kemungkinan memajukan AHY sebagai cawapres pendamping Jokowi,  meski belum bisa memastikannya, Djoko menyebut kemungkinan itu ada.

“Karena di dunia politik itu serba mungkin. Siapa tahu Pak Jokowi pengin berpasangan dengan Mas AHY ?”, katanya.


Reporter : Andhika Dinata

Editor : Mukhlison

Andhika Dinata
28-02-2018 19:27