Main Menu

Kapolri: Pilkada di 171 Daerah Relatif Lebih Aman

Wem Fernandez
14-03-2018 15:27

Kapolri Jenderal Pol Tito Karnavian. (ANTARA/Puspa Perwitasari/FT02)

Jakarta, Gatra.com - Kapolri Jendral pol Tito Karnavian menyebutkan, potensi konflik pada Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) serentak di 171 wilayah Indonesia relatif lebih kecil ketimbang Pilkada DKI Jakarta. Setidaknya ada beberapa faktor yang mendukung Pilkada serentak berlangsung lebih kondusif. 

 

Pertama, kata Kapolri, terkait latar belakang calon yang tidak banyak dipersoalkan baik pada sisi keagamaan maupun keturunan. Pada Pilkada DKI Jakarta, perbedaan latar belakang ini digunakan sebagai pemicu timbulnya konflik. 

 

“Situasi yang mungkin kurang bagus seperti Pilkada DKI kecil kemungkinan terjadi di 171 wilayah ini. Kami melihat unsur-unsur (Pemicu konflik) di Pilkada di DKI Jakarta tidak ada sehingga relatif lebih aman,” jelasnya dalam Rapat Kerja dengan Komisi Hukum Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI), Rabu, (14/3).

 

Selain unsur tersebut, Kapolri juga melihat tidak ada penolakan yang begitu masif soal karakteristik bakal calon yang hendak maju. Di Pilkada Jakarta, ada pihak-pihak yang tidak nyaman dengan karakteristik salah satu pasangan calon, sehingga timbul pertentangan tersebut. 

 

“Ditambah lagi komponen partai pendukung pemerintah dan oposisi pada posisi berseberangan (di DKI Jakarta), unsur ini cukup signifikan. Nah, di 171 Pilkada serentak banyak terjadi crossing antara partai pendukung pemerintah dan oposisi dalam mengusung calon tertentu,” terang Kapolri. 

 

Hingga kini, isu-isu yang menyasar suku, agama, ras dan antar golonngan (SARA) tidak banyak muncul di daerah. Pun jika ada, Polri dibantu dengan petugas kemanan seperti TNI telah memberikan atensi khusus dengan menyediakan pasukan yang cukup serta upaya terus-menerus mendinginkan suasana. 

 

“Pilkada serentak ini, Polri menggelar operasi dengan nama Mantap Praja. Kemudian kita sudah koordinasi dengan stakeholder terkait, TNI, Pemda, Bawaslu, Kemendagri, Kominfo, Panwaslu dalam rapat bersama yang dipimpin Kemenkopolhukam untuk menyamakan persepsi dan menginterverinsir masalah,” tutup jendral bintang empat ini. 


 

Reporter : Wem Fernandez

Editor: Hendri Firzani 

 

Wem Fernandez
14-03-2018 15:27