Main Menu

Kapolri Sebut Penyerangan Terhadap Ulama Skenario Dari Medsos

Wem Fernandez
14-03-2018 16:19

Kapolri Jendral Tito Karnavian (Antara/Puspa Perwitasari/yus4)

 

 

- Kapolri Jendral Tito Karnavian ‘buka-bukaan’ soal kasus penyerangan ulama atau tokoh agama saat rapat kerja dengan Komisi Hukum Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI), Rabu, (14/3), hari ini. Melalui media sosial, kasus ini dibuat seolah-olah berlangsung secara sistematis dan terencana, meski kenyataanya tidak demikian. 

 

“‘Di darat’ istilahnya, kita belum menemukan adanya penyerangan sistematis kepada tokoh agama, tempat ibadah atau ulama. Belum bukan berarti tidak. Karena ada beberapa yang cukup janggal yang masih terus kita dalami. Tapi yang kami melihat sistematis adalah koneksi ‘di udara’ di medsos yang menghubungkan dan menambah kasus sehingga terlihat sistematis,” jelas Kapolri saat Rapat Kerja dengan Komisi Hukum Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI), Rabu, (14/3).

 

Jendral bintang empat ini menambahkan, sesuai dengan laporan yang masuk ke polisi, kasus penyerangan ulama ini berjumlah 47 laporan. Namun saat ditelusuri polisi, hanya ada lima laporan yang terbukti. Laporan sisanya adalah rekayasa pelapor yang menyebutkan dirinya dianiaya orang tertentu.  

 

“Setelah rekonstruksi ditemukan kejanggalan dan kemudian mengakui tidak terjadi kejadian itu. Motifnya rata-rata meminta perhatian karena masalah ekonomi,” ujar Kapolri.  Nah, kejadian lainnya adalah campur tangan media sosial yang sengaja membesarkan dan menyusun kejadian tersebut seolah-olah sistematis bahwa ada penyerangan terhadap ulama.

 

“Sebagian besar itu kasusnya tidak terjadi sama sekali tapi dibuat berita di medsos seolah-olah terjadi peristiwa,” tegas Kapolri. Bahkan, dari hasil pemeriksaan penyidik dalam lima kasus penyerangan yang terbukti, pelaku memang mengalami gangguan jiwa. Namun, apakah kasus ini saling berhubungan, mantan Kapolda Metro Jaya ini juga belum bisa memastikannya. 


 

Reporter : Wem Fernandez 

Editor: Hendri Firzani 

Wem Fernandez
14-03-2018 16:19