Main Menu

Komisi I DPR Akan Dalami Temuan 45 Juta Data Ganda Ponsel

Wem Fernandez
20-03-2018 13:10

Ilustrasi Daftar Sim Card Seluler. (Pixabay/FT02)

Jakarta, Gatra,com - Komisi I DPR  akan mendalami temuan adanya 45 juta data ganda (NIK dan KK) dari 304 juta data hasil registrasi ulang kartu pra bayar.   Angka ini terbilang fantastis meski presisi keamanan saat registrasi terbilang tinggi. 

 

Data ganda konsumen, menurut anggota Komisi I DPR RI H. Sukamta, diperoleh dalam rapat dengar pendapat dengan Kementerian komunikasi dan informatika  dan pihak provider, Senin lalu, (19/3). 

 “Sudah didalami kasus-kasusnya, penyebab dan penanggung jawab secara umum. Angka ini sangat besar meski sistem keamanan IT sangat tinggi. Mestinya, bisa ditekan sampai kurang dari 2%. Sehingga hal ini perlu didalami lebih lanjut,” jelasnya di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Selasa, (20/3). 

 

Meski sudah dimintai keterangan lebih lanjut, Komisi I DPR belum menemukan jawaban yang memadai soal kebocoran data ini. Padahal data konsumen masuk dalam privacy right atau hak pribadi warga negara yang harus dilindungi dan dijamin oleh negara. 

 

“Oleh karena itu, tanpa mengurangi dukungan kami terhadap proses registrasi kartu prabayar, kami merasa perlu untuk melanjutkan proses pendalaman sampai ditemukan jawabannya  sehingga tidak terjadi pelanggaran hak warga negara,” tegas politisi PKS ini. 


 

Reporter : Wem Fernandez

Editor: Hendri Firzani  

 

Wem Fernandez
20-03-2018 13:10