Main Menu

SBY Dukung KPK Tersangkakan Cakada Korup

Andhika Dinata
21-03-2018 20:40

Ketua Umum Partai Demokrat Susilo Bambang Yudhoyono. (GATRA/Erry Sudiyanto/re1)

Purwakarta, Gatra.com - Ketua Umum Partai Demokrat, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) angkat bicara terkait polemik penundaan proses hukum terhadap  status tersangka calon kepala daerah (cakada) jelang kontestasi Pilkada 2018.

SBY memberikan dukungan penuh kepada Komisi Pemberantasan korupsi (KPK) yang bersikukuh melanjutkan proses hukum terhadap  cakada yang diduga terindikasi korupsi. Menurut SBY hal itu sangat baik dan fair untuk menegakkan hukum yang berkeadilan, tanpa pandang bulu.

“Sejak dulu, saat memerintah sepuluh tahun, hingga sekarang sudah empat tahun di luar pemerintahan, saya tetap mendukung dengan tegas penegakan hukum yang adil, terutama dalam pemberantasan korupsi,” kata SBY dalam jumpa pers Tour de Jawa Barat Partai Demokrat di Purwakarta, Jawa Barat, Rabu (21/3).

Presiden RI ke-6 itu menentang keras segala upaya yang merintangi KPK dalam melakukan pemberantasan terhadap kasus korupsi. “KPK tak perlu ragu-ragu menjalankan tugasnya. Pemberantasan korupsi harus tetap menjadi prioritas,” ia menegaskan.

SBY mengatakan dirinya telah memberikan instruksi kepada para cakada yang diusung Demokrat. Intruksi tersebut berisi arahan supaya tidak melakukan tindakan korupsi dalam bentuk apapun. “Jika mereka tetap melakukan korupsi, silahkan saja KPK menindaknya. Kita masih banyak memiliki anak bangsa yang bersih dan patut untuk dijadikan sebagai pemimpin,” tegasnya.

SBY juga kembali mengingatkan agar penegakan hukum terhadap cakada dijalankan dengan sportif dan benar, tanpa ada embel-embel kriminalisasi dan konfllik kepentingan. “Jika sudah ditunggangi kepentingan, politik misalnya, tentu ini jadi tidak benar lagi,” tukasnya lagi.



  • Reporter : Andhika Dinata

Editor : Sujud Dwi Pratisto

Andhika Dinata
21-03-2018 20:40