Main Menu

Kader yang Hengkang dari Golkar, Luhut: Kampungan Menurut Saya Itu

Anthony Djafar
25-03-2018 22:45

 Luhut Binsar Pandjaitan memberikan  pembekalan calon legislatif (caleg) Golkar. (Dok.DPP Golkar/ton).

Jakarta, Gatra.com – Menteri koordinator kemaritiman Luhut Binsar Pandjaitan mengingatkan kepada kader Golkar di mana pun berada untuk tetap menjaga kekompakan, soliditas apalagi dengan leadership ketua umum Golkar saat ini dijabat Airlangga Hartarto memperlihatkan optimisme.


“Saya lihat hasil leadership Airlangga beberapa bulan ini dan ke depan tim work akan semakin bagus. Golkar lebih matang, banyak kader. Saya yakin kalau begini terus, perolehan suara nantinya akan lebih baik dari tahun 2014,” kata Luhut ketika ditanya awak media usai menghadiri Orientasi Fungsionaris Pusat Partai Golkar 2018 di Hotel Red Top, Jakarta Pusat, Minggu malam (25/3).

Menurut Luhut, jika seluruh kader Golkar kompak, maka tentunya elektabilitas partai juga akan naik dan bukan tidak mungkin perolehan suarannya meningkat bisa diatas 18 persen.

“Kalau kompak, akan naik elektabilitas. Kalau bergerak bagus, Golkar akan bisa lebih baik dari tahun 2014. Bisa memenuhi 18 persen bahkan lebih,” katanya.

Soal masih adanya kader yang hengkang ke partai lain, Luhut menyebut bahwa tentu itu kembali kepada personal masing-masing orang. “Itu hak mereka (keluar),” katanya.

Dalam pembekalan calon legislatif (caleg) Golkar angkatan pertama tahun ini, Luhut sempat menyinggung soal kader yang keluar atau pindah dari partai Golkar.

“Jaga nama baik Golkar. Jangan dikit-dikit mau pindah. Kalau beda sedikit pindah, kalau ngak dapat maunya, pindah. Kampungan menurut saya itu,” katanya disambut tepuk tangan peserta.

Meski Luhut menyebut bahwa pindah -pindah partai itu hak setiap orang, namun etika berpolitik hendaknya tetap harus dijaga.

“Kita itu ada etika berpartai, berpoliitk, apalagi kalau sudah menikmati pernah menjadi pejabat publik gara-gara Golkar, kemudian meninggalkan Golkar. Itu tidak militan. Ada waktunya. Kita jangan mau enaknya saja dong. Saya juga nanti ada waktunya tidak jadi menteri, ya sudah. Be Yourself, please. Jangan gampang aja (pindah-pindah), kampungan menurut saya itu,” katanya.

Editor: Anthony Djafar

Anthony Djafar
25-03-2018 22:45