Main Menu

Direktur Abu Tour Menjadi Tersangka, Calon Jamaah Umroh Duduki Kantor

Hendri Firzani
28-03-2018 08:50

Salah satu kantor Abu Tour yang disegel Polisi. (ANTARA/Abriawan Abhe/FT02)

Palembang, Gatra.com – Setelah Direktur Abu Tour and Travel, Hamzah Mamba alias Abu Hamzah, 35 ditetapkan sebagai tersangka oleh kepolisian daerah Sulawesi Selatan akhir pekan lalu, calon jamaah umroh di Palembang terus mendatangi kantor perwakilan Abu Tours di jl Marzuki Pakjo, Palembang, Sumatera Selatan sejak selasa kemarin (27/3). Para jamaah terus mempertanyakan jadwal keberangkatannya.

 

Ketua Aliansi jemaah Abu Tour, Edi Wibowo mengatakan jika dirinya bersama para jemaah lainnya sudah membentuk aliansi bersama yang berperan menjadi sumber informasi tentang perkembangan kasus Abu Tour. Sampai dengan selasa siang, dirinya masih menunggu kejelasan jadwal dari pihak penyelenggara perjalanan ibadah umroh tersebut.

 

”Aliansi ini dibentuk atas inisiatif sendiri dan agar jamaah mendapatkan kepastian. Semua sudah tahu, jika pemilik Abu Tour sudah ditetapkan sebagai tersangka akan tetapi jamaah masih tunggu jadwal berangkat. Aliansi juga memilih berkantor di kantor Abu Tour saat ini,”ungkapnya, kepada sejumlah awak media.

 

Dia mengatakan meski pemilik Abu Tour telah ditetapkan tersangka, pihak penyelenggara ibadah umroh hendakya tetap menepati janjinya memberangkatkan jamaah terutama asal Palembang. Berdasarkan datanya, sebanyak 500 jamaah sudah diberangkatkan sebagai jamaah asal Palembang,”Besok, pada akhir Maret (seharusnya) akan diberangkatkan jamaah namun saya belum terima informasi lagi. Pihak Abu Tour seolah lepas tangan,”ujar dia.

 

Sementara di kantor Abu Tour, para jemaah masih terus berdatangan. Jemaah masih mencari kejelasan, dan diantaranya sepakat tergabung pada aliansi yang dibentuk guna keseragaman informasi jadwal keberangkatan. Seorang jemaah, Yuli mengatakan dirinya akan terus mempertanyakan jadwal keberangkatannya.

Dikatakannya, jika dia sudah menyetorkan uang Rp16,2 juta pada tahun lalu dan dijanjikan untuk berangkat pada Februari lalu. Sampai akhir Maret ini, dia mengatakan belum mendapatkan kepastian keberangkatan.

 

Diketahui, permasalahan agen perjalanan umroh Abu Tour and Travel bermula dari gagalnya pemberangkatan sekitar 1.665 jamaah umroh asal Palembang pada Januari lalu. Sampai dengan awal Maret lalu, pihak agen perjalanan tersebut hanya memberangkatkan 50 jemaah. Akibatnya, ribuan jamaah asal Palembang masih belum mendapatkan kepastian keberangkatannya meski sudah membayar sejumlah uang pada pihak Abu Tour and Travel sejak tahun lalu.

Ratusan jamaah itu kemudian melaporkan permasalahan tersebut pada pihak kepolisian daerah Sumsel. Namun belakangan diketahui bahwa kejadian ini tidak hanya dialami oleh jamaah asal Palembang, namun sejumlah wilayah lainnya terutama di Makassar, sebagai lokasi kantor pusatnya.


Reporter: Tasmalinda

Editor: Hendri Firzani 

Hendri Firzani
28-03-2018 08:50