Main Menu

KPK Periksa Legislator NasDem Soal Korupsi Penganggaran Satelit Monitoring

Iwan Sutiawan
09-04-2018 11:38

Ilustrasi KPK (GATRA/Erry Sudiyanto/FT02)

Jakarta, Gatra.com - Penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) memanggil Anggota DPR RI dari Fraksi Partai Nasional Demokrat (NasDem), Donny Imam Priambodo, untuk menjalani pemeriksaan sebagai saksi dalam kasus dugaan korupsi pengesahan anggaran pengadaan satelit monitoring di Badan Keamanan Laut (Bakamla).

"Donny Imam Priambodo dipanggil sebagai saksi untuk penyidikan tersangka FA [Fayakhun Andriadi]," kata Febri Diansyah, juru bicara KPK di Jakarta, Senin (9/4).

Dalam kasus ini, Fayakhun saat menjabat anggota Komisi I DPR RI diduga menerima fee sebagai imbalan mengurus anggaran proyek pengadaan satelit monitoring untuk Bakamla. Dia diduga menerima uang sejumlah US$ 300,000. Selain itu, diduga mendapatkan imbalan 1% dari proyek senilai Rp 1,2 trilyun atau sebesar Rp 12 milyar.

Dia menerima uang tersebut dari Direktur Utama (Dirut) PT Melati Technofo Indonesia (MTI), Fahmi Darmawansyah yang menyerahkan uang tersebut melalui anak buahnya bernama Muhammad Adami Okta secara bertahap, yakni sebanyak empat kali.

Penetapan tersangka ini merupakan hasil pengembangan OTT suap kepada petinggi Bakamla setelah KPK mendapatkan beberapa keterangan saksi, sejumlah surat, barang elektronik, dan fakta persidangan beberapa terdakwa di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Jakarta.

KPK menyangka Fayakhun melanggar Pasal 12 huruf a atau Pasal 12 huruf b atau Pasal 11 Undang-Undang (UU) Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana telah diubah dalam UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi juncto Pasal 55 Ayat (1) ke-1 KUHP.


Editor: Iwan Sutiawan

Iwan Sutiawan
09-04-2018 11:38