Main Menu

Menperin : Revolusi Industri 4.0 Libatkan Pesantren dan Santri

Abdul Rozak
16-04-2018 15:07

Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto. (Dok. Kemenperin/FT02)

Jakarta, Gatra.com - Memasuki revolusi industri 4.0 atau generasi ke-4, pemerintah akan melibatkan pesantren dengan program santripreneur. Santri di tanah air diharapkan menjadi bagian booming industri digital di Indonesia.


"Kami dorong terus adalah Santripreneur dan digitalisasi ekonomi ini ke pesantren-pesantren," kata Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto di Kantor Kementerian Komunikasi dan Informatika, Jakarta Pusat, Senin (16/4).

Pondok pesantren, kata Airlangga, punya peran penting untuk kemandirian industri nasional. Program Santripreneur ini berbasis pada Business Process Outsourcing (BPO), Joint Operation, dan Capacity Building.

Program Santripreneur ini diproyeksikan bisa mendorong Industri Kecil Menengah (IKM) di dalam negeri. Serta menciptakan pemerataan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat.

Pada tahun 2016, pertumbuhan IKM mencapai 165.983 unit meningkat 4,5% dibandingkan 2015. Sedangkan di 2017, jumlah IKM ditargetkan mencapai 182 ribu unit dengan menyerap tenaga kerja sebanyak 400 ribu orang.

"Sektor IKM ini dominan dalam populasi industri di Indonesia. IKM turut mendorong visi pemerintah menciptakan pemerataan ekonomi dan kesejahteraan masyarakat," kata Airlangga.

Reporter:Abdul Rozak

Editor: Anthony Djafar

Abdul Rozak
16-04-2018 15:07