Main Menu

Demi Kelancaran Acara IMF-World Bank, Ditjen Imigrasi Akan Bebaskan Visa 18 Ribu Peserta Delegasi

Andhika Dinata
19-04-2018 17:55

Pertemuan Tahunan IMF-World Bank di Bali. (GATRA/FT02)

Jakarta, Gatra.com - Direktorat Jenderal Imigrasi Kementerian Hukum dan HAM mendapatkan tugas untuk memperlancar lalu lintas 18 ribu orang asing yang menjadi peserta delegasi pertemuan tahunan IMF-World Bank di Bali pada 12-14 Oktober mendatang.


Kepala Bagian Humas dan Umum Ditjen Imigrasi Agung Sampurno dalam keterangannya menjelaskan bahwa terdapat ribuan delegasi pertemuan tahunan IMF-World Bank yang akan mendapatkan bebas visa.

 

"Demikian juga para jurnalis dan organisasi sosial kemasyarakatan (civil society organization) dari luar negeri juga akan diberikan bebas visa dan bebas biaya,” ucapnya saat mengikuti rapat persiapan sidang tahunan IMF-World Bank di Markas World Bank, Washington, Amerika Serikat (19/4).

 

Agung menambahkan seluruh visa akan diberikan pada saat kedatangan (visa on arrival) di Tempat Pemeriksaan Imigrasi (TPI) di Bandara Ngurah Rai-Bali dan Soekarno Hatta-Jakarta. Ratusan petugas imigrasi akan disiagakan di dua TPI utama Bandara Ngurah Rai dan Soekarno Hatta oleh Ditjen Imigrasi. "Telah ditambah 500 pegawai imigrasi baru di Bandara Soekarno Hatta dan sekitar 200 pegawai imigrasi di Ngurah Rai,” kata Agung.

 

Ia menambahkan, di dalam melakukan kontrol dan pengawasan keberadaan kegiatan orang asing yang menghadiri sidang tahunan, Ditjen Imigrasi akan bekerjasama dengan Polda Bali, Pemda setempat dan instansi terkait keamanan lainnya. "Pada saat kedatangan dan keberangkatan para delegasi dan peserta sidang tahunan nantinya akan dilayani pada konter-konter keimigrasian khusus di TPI,” bebernya.

 

Sedangkan bagi Kepala Negara dan Pemerintahan yang hadir akan menggunakan pesawat khusus, dan dilayani secara terpisah sesuai dengan protokol yang telah ditetapkan. Beberapa hal lain terkait dengan kondisi darurat, juga telah disiapkan demi kenyamanan dan kemudahan peserta delegasi. “Selain memberikan bebas visa, bebas biaya, dan kemudahan saat kedatangan dan keberangkatan di TPI, para peserta juga diberikan waktu 30 hari untuk tinggal di Indonesia,” Agung menambahkan.



Reporter : Andhika Dinata

Editor : Gandhi Achmad

 

Andhika Dinata
19-04-2018 17:55