Main Menu

Berkebaya, Siti Nurbaya Hayati Patriotisme Kartini

Cavin Rubenstein M.
21-04-2018 13:54

Menteri Lingkungan Hidup Siti Nurbaya Bakar. (ANTARA/Wahyu Putro A/FT02)

Bogor, Gatra.com - Ada perbedaan mencolok pada tampilan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya saat menghadiri peringatan Hari Kartini di Istana Kepresidenan Bogor, Sabtu (21/4).

Bila sehari-hari Siti kerap terlihat memakai kemeja dan celana panjang, namun kali ini ia berkebaya dan bersanggul. "Ini kan Hari Kartini, kita maknai patriotisnya, semangatnya, jiwa pendobrak dari keterbelakangan dan mendobrak dalam permasalahan sosial yang harus diselesaikan," kata Siti kepada wartawan, seperti dilansir Antara.

Lebih lanjut, Siti menuturkan bahwa ada perjuangan yang harus terus dilakukan kaum perempuan, yakni mengangkat harkat dan martabatnya. Terkait dengan pakaian yang dipakainya hari ini iapun mengaku kaget karena perlu waktu persiapan lumayan lama. Sekitar 1,5 jam.

"Memakai pakaian kayak kebaya, dandannya 1,5 jam. Jam lima habis sholat mandi pakai sanggul, make up, pakai baju," katanya. Ia mengaku yang terlama adalah di make upnya sementara sanggul hanya 35 menit.

"Tadi dandan di rumah, ada kakak saya yang bantu," katanya. Ia memakai kebaya karena undangan yang diterimanya mengharuskan untuk memakai pakaian Kartini dan yang ada di benaknya adalah kebaya. Ia mengaku memiliki 3-4 pakaian kebaya.

Selain Hari Kartini, pakaian kebaya tersebut juga ia kenakan saat peringatan 17 Agustus. Atas penampilannya pada Hari Kartini itu, Siti mendapat penghargaan dari Ibu Negara sebagai salah satu tokoh yang berbusana paling serasi.

Istri Menteri ESDM Ratnawati Jonan yang dipercaya mengumumkan pemenangnya, menyebutkan dalam kesehariannya, sang pemenang lebih sering memakai baju kombinasi kemeja dan celana panjang. "Beliau bekerja tak kenal lelah menembus medan alam Indonesia, beliau hari ini hadir dengan busana mengagumkan, cantik dan tetap berwibawa keibuan sebagai Kartini Indonesia," demikian kata Ratnawati Jonan, sembari mendeskripsikan Siti Nurbaya.


Editor: Cavin R. Manuputty

Cavin Rubenstein M.
21-04-2018 13:54