Main Menu

Fadli Zon Akui Isu TKA Bermuatan Politis

Wem Fernandez
25-04-2018 13:55

Fadli Zon (ANTARA/Akbar Nugroho Gumay/yus4)

Jakarta, Gatra.com- Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) Fadli Zon membenarkan pernyataan Presiden Joko Widodo (Jokowi) bahwa protes atas Perpres Nomor 20 Tahun 2018 tentang Tenaga Kerja Asing (TKA) berbau politis. Sebab baginya, keputusan Jokowi hingga keluarnya Perpres tersebut juga politis. 

“Ya memang politik dong, keputusannya aja politik, tidak digoreng-goreng kan?. Memang pemerintah mengeluarkan Perpres itu, dan memberikan kemudahan bagi tenaga kerja asing. Bukan digoreng itu kenyataan dan kita menolak,” tegas Fadli di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Rabu, (25/4). 

Politisi Gerindra ini menambahkan, seharusnya Presiden Jokowi memahami, bahwa protes yang muncul sampai berkembangnya rencana untuk menggulirkan hak angket Perpres tersebut merupakan respon atas keputusan yang dia lahirkan. “Saya kira itu harus diajarilah Pak Presiden itu supaya tahu. Kan dia sendiri yang membuat keputusan? Kita merespons dari keputusan itu. Sederhana saja!” tegas dia. 

Presiden Jokowi dalam acara ekspor perdana Mitsubishi Xpander di Tanjung Priok, Jakarta, Rabu (25/4) tadi akhirnya berbicara atas sejumlah kritik terhadap Perpres TKA. Sebelum menyatakan klarifikasinya tersebut, Jokowi terlebih dahulu menegaskan bahwa 3.000-4.000 jumlah tenaga kerja di pabrik Mitsubishi Cikarang adalah masyarakat Indonesia. 

"Hampir semuanya tenaga kerja lokal, mayoritas tenaga kerja lokal. Sebetulnya, yang kita reformasi adalah bagaimana menyederhanakan prosedur administrasi untuk TKA. Jadi, berbeda anunya. Inilah yang namanya politik," ujar dia. 

 

 



Reporter : Wem Fernandez   

Editor : Birny Birdieni 

Wem Fernandez
25-04-2018 13:55