Main Menu

Deputy WPO Minta Perempuan Indonesia Genjot Kreatifitas

Andhika Dinata
27-04-2018 14:45

Deputy Director World Intelectual Property Organization (WIPO) Asia Pasifik, Candra Darusman. (GATRA/Andhika Dinata/FT02)

Jakarta, Gatra. Com- Kementerian Hukum dan HAM baru saja memperingati Hari Kekayaan Intelektual Sedunia yang jatuh pada 26 April. Peringatan Hari Kekayaan Intelektual Sedunia kali ini oleh World Intellectual Property Organization (WIPO) mengusung tema global “Powering Change: Woman in Innovation and Creativity”. Dan tema nasional yang digelar dalam peringatan HKI ke-18 di Pelataran Monumen Nasional Kamis lalu (26/4) yakni “Generasi Indonesia yang Inovatif, Kreatif dan Berkarakter”.

Tentang tema peringatan Hari Kekayaan Intelektual Sedunia ini, Deputy Director World Intelectual Property Organization (WIPO) wilayah Asia Pasifik, Candra Darusman mengemukakan pandangan. Menurut Candra dalam peringatan Hari Kekayaan Intelektual (HKI) kali ini masyarakat perlu memberikan kesempatan lebih besar kepada kaum wanita mengepakkan sayapnya dalam berkarya.

“Kita perlu memberikan kesempatan lebih banyak kepada kaum wanita untuk berinovasi antara lain dengan memperkenalkan lebih jauh sistem HKI,” tutur Candra kepada GATRA.com. Mengutip hasil studi McKinsey Global Institute (MGI), ekonomi ASEAN dapat tumbuh 30 persen (USD 1,2 T) bila wanita diberikan posisi sebagai decision maker.

“Penelitian ini mendukung wanita Indonesia agar bisa menggapai jenjang yang lebih tinggi lagi,” ujar Candra yang juga berdarah musisi itu. Berdasarkan data WIPO rangking pekerja wanita yang berpendidikan tinggi di Indonesia, terang Candra masih tertinggal jauh di bawah negara ASEAN. Begitupun di tingkat global, Indonesia hanya menempati rangking ke-77 dari seluruh negara di dunia.

Perbandingannya Singapura (23,3%, rangking 13), Filipina (13%, rangking 47), Malaysia (12,2%, rangking 57), Thailand (7,5%, rangking 71), Vietnam (7,4%, rangking 72), dan Indonesia (4,8%, rangking 77). “Kita seharusnya dorong ketertinggalan itu,” ungkapnya.**

 


Reporter : Andhika Dinata

Editor: Birny Birdieni

Andhika Dinata
27-04-2018 14:45