Main Menu

Terkait Polemik Utang, Direktur CITA Siap Satu Panggung Debat Rizal Ramli Vs Sri Mulyani

Muchammad Egi Fadliansyah
28-04-2018 06:05

Praktisi perpajakan, Yustinus Prastowo. (GATRA/Drigo Tobing/FT02)

Jakarta, Gatra.com- Pelemahan mata garuda terhadap Dollar Amerika Serikat sontak membuat "panik" otoritas terkait. Pasalnya, kondisi tersebut berbarengan dengan terus melemahnya IHSG. Bahkan, posisi di perdagangan terakhir berada di bawah angka psikologis di level 5.919,24 poin.

 

Selain itu, beban utang Indonesia disinyalir akan semakin bertambah. Hal ini diingatkan kembali oleh mantan Menteri Koordinator Bidang Ekonomi, Keuangan dan Perindustrian (Menko Perekonomian) Rizal Ramli meminta diaturkan jadwal untuk berdebat dengan Menteri Keuangan Sri Mulyani.

 

"Wah ini asyik — tolong diatur debat terbuka RR vs SMI di TV - akan ketahuan siapa yg manipulatif, dan merupakan bagian dari masalah," Cuit mmantan Menteri Kuangan, Era Presiden Gusdur ini beberapa hari lalu, di akun Twitter pribadinya.

 

Menanggapi tantangan "Si Rajawali Ngepret" itu, Direktur Eksekutif Center for Indonesia Taxation Analysis (CITA) Yustinus Prastowo bersedia untuk satu panggung berdebat terkait masalah utang Indonesia dengan Rizal Ramli. Alasannya, ujar Yustinus, sulit mencari waktu yang tepat bagi Sri Mulyani, ditengah kesibukannya sebagai seorang Bendahara Negara.

 

"Mengingat kesibukan dan fokus Sri Mulyani mengurus keuangan negara, agaknya debat itu akan sulit diwujudkan. Untuk itu, sebagai penghormatan kepada senior, saya mengajukan diri untuk berdebat secara terbuka tentang utang luar negeri dengan Bang Rizal Ramli," katanya dalam pesan tertulisnya kepada GATRA, Jumat (27/04) malam.

 

Yustinus mengatakan, debat tersebut akan bermanfaat bagi publik dan menjadi tradisi intelektual yang baik di ruang publik. "Saya telah dan sedang menyiapkan data dan analisis yang relevan dan siap saya paparkan dalam debat tersebut," ujarnya meyakinkan.

 

Lebih lanjut, dia berharap, kesediannya untuk berdebat secara terbuka, dapat pula direspon positif oleh Rizal Ramli. "Kami juga berterima kasih jika ada pihak atau lembaga yang dapat memfasilitasinya dalam waktu dekat," pungkas dia.

 


 

Reporter : MEF

Editor : Birny Birdieni

Muchammad Egi Fadliansyah
28-04-2018 06:05