Main Menu

Angkatan Laut 36 Negara Gelar Pelatihan di Lombok

Flora Librayanti BR K
05-05-2018 21:10

Kepala Staf TNI Angkatan Laut (KASAL) Laksamana TNI Ade Supandi saat membuka MNEK 2018 di Pelabuhan Lembar, Lombok Barat, NTB. (Dok Dispen AL/FT02)

Mataram, Gatra.com - Multilateral Naval Exercise Komodo (MNEK) 2018 resmi dibuka hari ini di Lombok. Pelaksanaan MNEK ketiga ini dinlai strategis bagi prajurit TNI AL dalam memupuk kebersamaan dan berbagi pengetahuan bagi segenap prajurit AL dari 36 negara dalam menjaga keutuhan bangsa dan negara melalui pertahanan wilayah samudra.

 

“MNEK ini walaupun kegiatannya dalam bentuk latihan non-perang, namun esensinya adalah tetap mengedepankan kerja sama maritim di kawasan regional. Tujuannya untuk mendapatkan dasar bangunan yang kuat, yaitu kepercayaan antar negara dan antar Angkatan Laut,” kata Kepala Staf TNI Angkatan Laut (KASAL) Laksamana TNI Ade Supandi pada upacara pembukaan MNEK 2018 di Pelabuhan Lembar, Lombok Barat, NTB, Sabtu (5/5).

Kasal Ade Supandi menambahkan, dengan MNEK 2018 ini diharapkan juga bisa semakin mempererat jalinan kerjasama dan koordinasi yang semakin kuat dan berkesinambungan khususnya diantara negara-negara peserta dalam kerja sama melaksanakan bantuan kemanusiaan dan penanggulangan bencana. Kegiatan ini diharapkan akan semakin memperkuat dan menjalin hubungan multilateral diantara negara-negara peserta MNEK untuk menjaga kedaulatan negara melalui wilayah laut.

Kegiatan yang mengambil tema "Cooperation to Respon Disaster and Humanitarian Issue" atau kerja sama dalam menanggulangi bencana dan masalah kemanusiaan tersebut diikuti 36 negara. MNEK 2018 ini bukan saja latihan bersama, namun juga dibarengi dengan kegiatan lainnya seperti Medical Civil Action Program (MEDCAP) dan Engineering Civic Action Program (ENCAP) yang dilaksanakan dalam dua sektor yaitu di Lombok dan Nusa Penida. Ada pula pelatihan Harbour dan Sea Phase, City Parade, Maritime Exhibition, kuliner, Mataram Fun Run, City Tour, dan olahraga bersama.

“Kita juga menggelar Maritime Engaement Activity (MEA) dengan tiga kegiatan utama. Pertama, transplantasi terumbu karang dengan menenggelamkan prasasti Komodo Exercise 2018 dan kerangka kapal sebagai transplantasi terumbu karang di Perairan Gili Trawangan. Kedua, kemah pesisir di Pantai Krandangan yang melibatkan 500 peserta pelajar dan pramuka Saka Bahari se-NTB. Serta ketiga, Joy Sailing menggunakan KRI Makassar 590,” ujar Ade Supandi.

Lebih jauh lagi, selain sebagai ajang menyamakan persepsi akan keutuhan dan saling menjaga keamanan wilayah laut masing-masing negara, MNEK ini bisa memperkenalkan sumberdaya alam Indonesia yang kaya, indah, dan eksotik dihadapan para wisatawan. Terlebih lagi wisata Lombok yang merupakan salah satu destinasi wisata prioritas yang dikunjungi di Indonesia.


 

Reporter: Hernawardi
Editor: Flora L.Y Barus

Flora Librayanti BR K
05-05-2018 21:10