Main Menu

Komitmen Jokowi Naikkan Alokasi APBN Untuk SDM Harus Didukung

Wem Fernandez
16-05-2018 16:23

Anggota Komisi VI Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) Fraksi PDI-Perjuangan Darmadi Durianto. (Dok.DPR/RT)

 


 

 

- Anggota Komisi VI Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) Fraksi PDI-Perjuangan Darmadi Durianto menyebutkan, rencana Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang akan fokus mengalokasikan sebagian dana APBN 2019 untuk pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) harus didukung. Untuk itu, PDIP akan menginisiasi agar APBN 2019 setidaknya dinaikkan.


"PDIP akan perjuangkan APBN 2019 untuk naik sesuai arahan presiden, sebab di 2019 kita akan konsen dalam pengembangan SDM,” jelasnya di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Rabu (16/5).

Dia menambahkan, dengan alokasi anggaran yang naik ini, sangat disayangkan jika ada lembaga atau kementerian yang tidak sejalan dengan keinginan presiden. Misalnya, Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) yang hendak mengurangi anggaran untuk pengembangan SDM.

“Kita meminta agar Bappenas jangan mengusulkan penurunan anggaran fungsi pendidikan di Kementerian Koperasi dan UKM, misalnya. Karena hal itu tidak sesuai arahan presiden dan tidak sejalan dengan Nawa cita presiden juga," ujar dia.

Menurutnya, jika anggaran pengembangan SDM di Kemenkop dikurangi, maka akan ada dampak yang cukup serius. Bisa saja rencana presiden soal pengembangan SDM di 2019 akan sedikit terhambat.

"Salah satu dampaknya bisa menurunkan Indeks Pembangunan Manusia (IPM). Rasio kewirausahaan akan menurun dan penyerapan tenaga kerja, serta UKM akan terhambat untuk naik kelas. Karena kan tumbuhnya wirausaha akan berdampak pada penyerapan tenaga kerja. Padahal dari mikro ke menengah, dan besar diperlukan pelatihan dan sertifikasi kompetensi," tutup Darmadi.


Reporter: Wem Fernandez
Editor: Arief Prasetyo

 

Wem Fernandez
16-05-2018 16:23