Main Menu

DPR: Polemik RUU Terorisme Tak Perlu Muncul Lagi

Wem Fernandez
18-05-2018 14:11

Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) Bambang Soesatyo (Bamsoet). (Antara/Wahyu Putro A/RT)

 

 

- Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) Bambang Soesatyo (Bamsoet), meminta polemik yang muncul terkait Revisi Undang-Undang (RUU) Anti Terorisme tak perlu lagi muncul ke publik. Sebab, pemerintah dan DPR telah sepakat untuk menggarap produk UU ini pekan depan. 

 


“Jadi sudah tidak perlu lagi terkecoh dengan info-info yang simpang siur di publik. Yang pasti, DPR dan pemerintah sudah sepakat menyelesaikan UU ini pekan depan. Jadi sudah tidak ada lagi perdebatan yang tajam,” jelasnya di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Jumat, (18/5). 

 


Politisi Golkar ini menambahkan, pembahasan RUU Terorisme tersebut juga tidak alot sebab pembahasan hanya berkutat pada harmonisasi frasa-frasa semata. 

 


“DPR dan pemerintah sudah berjanji kepada publik, kami akan selesaikan UU itu bersama-sama dengan masyarakat. dan untuk itu kalau pemerintah sudah satu sikap, satu suara, maka DPR juga akan menunjukan sikap yang sama dan pekan depan selesai,” tegas dia. 

 


Bamsoet juga mengklaim, sebagian besar fraksi yang ada di DPR telah menyetujui poin krusial yang sempat menjadi perdebatan dengan pemerintah sebelumnya. Salah satunya terkait defenisi terorisme. 

 


“Kalau ada kebuntuan maka ada mekanisme lain yaitu voting.  Jadi bisa langkah-langkah yang bisa kita lakukan, karena mayoritas fraksi sudah menyetujui poin yang krusial kemarin,” demikian. 


 


Reporter : Wem Fernandez   

Editor : Bernadetta Febriana

Wem Fernandez
18-05-2018 14:11