Main Menu

Pelni Siapkan 26 Armada Layani Mudik Lebaran 2018

Wanto
18-05-2018 15:09

PT Pelni siap melayani penumpang selama mudik dan balik Lebaran 2018, dengan menyediakan 26 armada kapal penumpang dan fasilitas yang memadai. (ANTARA/ Reno Esnir/RT)

Jakarta, Gatra.com - PT. Pelayaran Nasional Indonesia (Pelni) menyiapkan 26 armada untuk melayani angkutan lebaran pada musim mudik 2018. Di mana, total armada tersebut akan singgah di 91 pelabuhan, melayani 1.100 ruas nan menempuh jarak 98.329 mile dengan kapasitas 53.763 pax/hari, termasuk dispensasi.

Hal tersebut disampaikan Direktur Armada PT. Pelni (Persero) Tukul Harsono pada kunjungan media ke Pelni di KM. Gunung Dempo pada Jumat (18/5) di Pelabuhan Tanjung Priok, Jakarta.

Selain menyiapkan 26 armada dengan trayek Nusantara, Pelni juga menyiapkan 47 armada kapal perintis untuk melayani pemudik ke 305 pelabuhan, 4.620 ruas dari pulau-pulau besar ke pulau terpencil dan terluar.

“Mudik dengan kapal Pelni lebih Indonesia. Selama ini mudik lebih dikenal dari Jakarta ke Jawa Barat, Jawa Tengah dan Jawa Timur, mudik dengan kapal Pelni melayani hampir ke seluruh pulau di Tanah Air,” kata Tukul Harsono.

Sementara itu, Direktur Usaha Angkutan Penumpang OM. Sodikin, mengatakan, angkutan lebaran dengan kapal Pelni akan berlangsung selama 30 hari atau satu bulan, dimulai Hari Kamis (31/5) hingga Sabtu (30/6). “Masa angkutan lebaran dengan kapal laut lebih lama dibanding angkutan darat dan udara,” ujarnya.

Dalam lima tahun terakhir, lanjut OM. Sodikin, trend pemudik menurun. Tahun 2012 tercatat 815.392 orang, tahun 2013 menjadi 708.272 orang. Tahun 2014 tercatat 763.916 orang, tahun 2015 menjadi 693.793, tahun 2016 tercatat 586.322 orang, dan tahun 2017 menjadi 573.944 orang. “Penumpang angkutan lebaran hampir setiap tahun cenderung turun,” ujarnya.

Dari 91 pelabuhan tercatat ada 10 pelabuhan dengan embarkasi tertinggi pertama Cabang Makasar 50.989 pelanggan, Surabaya 36. 555 pelanggan, Balikpapan 34.448 pelanggan, Baubau 28.731 pelanggan, Ambon 25. 846 pelanggan, Pulau Batam 24.830 pelanggan, Sorong 24.534, Kumai 21.236 pelanggan, Jayapura 20.357 pelanggan, dan Manokwari 18.722 pelanggan.

Pelni membagi tiga cluster pelayanan, wilayah barat terdiri Tanjung Priok, Tanjung Pandan, Pontianak, Batam, Tanjung Pinang, Tanjung Balai Karimun, Belawan, Pulau Natuna, Semarang, Surabaya, Sampit, dan Kumai.

Wilayah tengah terdiri Makasar, Baubau, Balikpapan, Nunukan, Tarakan, Pare-pare, Bima, Labuan Bajo, Lewoleba dan Kupang. Untuk wilayah timur, Ambon, Banda Neira, Namlea, Ternate, Tual, Sorong, Manokwari, Biak, Serui, Nabire, dan Jayapura. “Komposisi penumpang wilayah barat 39 %, wilayah tengah 43 % dan wilayah timur 19 %.”

untuk mengantisipasi permintaan, Pelni melakukan rerouting ke ruas-ruas padat penumpang, di antaranya untuk wilayah barat Batam-Belawan, Kumai-Semarang, Sampit-Semarang, Kumai-Surabaya, Sampit-Surabaya dan Balikpapan-Surabaya. “Kami tidak menambah armada namun menambah frekuensi pada ruas padat penumpang dengan mererouting kapal,” terang Tukul Harsono.

Pada mudik tahun 2018 ini, Pelni dipercaya Kementerian Perhubungan untuk mengangkut pemudik sepeda motor dari Jakarta ke Semarang pergi pulang. Mudik gratis sepeda motor dimulai tanggal 9 Juni hingga 22 Juni 2018.

“Pendaftaran mudik sepeda motor telah dibuka sejak 23 Maret akan berakhir 2 Juni 2018. Pemudik sepeda motor dapat mendaftar melalui aplikasi, selanjutnya diverivikasi kepastian keberangkatnya,” tambah OM. Sodikin.

Selain melayani mudik gratis sepeda motor Kemehub, lanjut OM. Sodikin, Pelni bersinergi dengan 23 BUMN akan memberangkatkan Mudik Bareng BUMN 2018 dengan menyediakan 23.908 tiket ke berbagai jurusan.


Reporter: Wanto
Editor: Iwan Sutiawan

Wanto
18-05-2018 15:09