Main Menu

Survei Indo Barometer : Elektabilitas Jokowi (Capres) dan Gatot Nurmantyo (Cawapres) Teratas

Gandhi Achmad
22-05-2018 18:08

Pemaparkan hasil survei Lembaga Survei Indo Barometer terhadap elektabilitas calon presiden pada pemilihan presiden 2019 (ANTARA FOTO/Muhammad Adimaja/yus4)

Jakarta, Gatra.com - Survei elektabilitas calon presiden dan calon wakil presiden kali ini masih memunculkan nama Joko Widodo yang masih tertinggi. Sedangkan untuk cawapres, nama Gatot Nurmantyo semakin meroket. Hal itu tertuang dari hasil survei Indo Barometer terhadap 1.200 responden pada 15 hingga 22 April 2018.


Pengumpulan data survei dilaksanakan dengan metode multistage random sampling. Margin of error sebesar kurang lebih mencapai 2.83%, pada tingkat kepercayaan 95%. Berdasarkan pertanyaan terbuka calon presiden, top of mind pemilih terhadap calon presiden sebagai berikut :

 

Joko Widodo (40,7 persen), Prabowo Subianto (19,7 persen), Gatot Nurmantyo (2,7 persen), Anies Baswedan (2,7 persen), Agus Harimurti Yudhoyono (2 persen), Jususf Kalla (1,2 persen), Zainul Majdi (1 persen), Hary Tanoesoedibjo (1 persen) dan Ridwan Kamil (1 persen). Nama calon lainnya mencapai kurang dari 1 persen. “Pemilih yang menyatakan belum memutuskan atau rahasia atau belum ada pilihan atau tidak tahu atau tidak jawab sebanyak 21,5 persen,” ucap Muhammad Qodari, Direktur Eksekutif Indo Barometer dalam rilis yang diterima Gatra.com pada Selasa (22/5).

 

Berdasarkan simulasi pertanyaan tertutup sebanyak 21 nama calon presiden, dukungan pemilih terhadap calon presiden mengalir kepada : Joko Widodo (47,4 persen), Prabowo Subianto (19,6 persen), Gatot Nurmantyo (4,8 persen), Anies Baswedan (2,8 persen), Agus Harimurti Yudhoyono (2,4 persen), Jusuf Kalla (1,4 persen) dan Hary Tanoesoedibjo (1,2 persen). Nama calon lainnya kurang dari 1 persen. Sedangkan pemilih yang menyatakan belum memutuskan atau rahasia atau tidak akan memilih atau tidak tahu atau tidak jawab mencapai 17,7 persen.

 

Sedangkan ketika dikrucutkan kepada enam nama calon presiden, dukungan pemilih terhadap capres banyak kepada : Joko Widodo (48,7 persen), Prabowo Subianto (20,5 persen), Gatot Nurmantyo (5,4 persen), Anies Baswedan (4,8 persen), Agus Harimurti Yudhoyono (3,3 persen) dan Jusuf Kalla (1,4 persen). Pemilih yang menyatakan belum memutuskan atau rahasia atau tidak akan memilih atau tidak tahu atau tidak jawab mencapai 15,9 persen.

 

Indo Barometer juga membuat empat variasi simulasi terhadap 2 nama calon presiden, untuk melihat dukungan pemilih. Hasilnya, variasi pertama Joko Widodo (50,4 persen) vs Prabowo Subianto (27,5 persen). Pemilih yang belum memutuskan atau lainya mencapai 22,2 persen. Simulasi kedua, Joko Widodo (53,6 persen) vs Anies Baswedan (11,1 persen). Pemilih yang belum memutuskan atau lainya mencapai 35,3 persen.

 

Simulasi ketiga, Joko Widodo (52,6 persen) vs Gatot Nurmantyo (13,5 persen). Pemilih yang belum memutuskan atau lainya mencapai 33,9 persen). Simulasi keempat, Joko Widodo (55,6 persen) vs Agus Harimurti Yudhoyono (8,6 persen). Pemilih yang belum memutuskan atau lainya mencapai 35,9 persen.

 

Sementara itu, untuk elektabilitas calon wakil presiden, yang muncul dari pertanyaan terbuka, top of mind pemilih hasilnya sebagai berikut : Gatot Nurmantyo (12,5 persen), Anies Baswedan (9,3 persen), Jusuf Kalla (7,9 persen), Agus Harimurti Yudhoyono (7 persen), Muhaimin Iskandar (4,2 persen), Basuki Tjahaja Purnama (2,6 persen), Prabowo Subianto (1,9 persen), Mahfud MD (1,3 persen) dan Hary Tanoesoedibjo (1,2 persen). Untuk calon wakil lainnya kurang dari 1 persen. Sedangkan pemilih yang menyatakan rahasia atau belum memutuskan dan lainya mencapai (44,5 persen).

 

Berdasarkan data, kata Qodari, dari simulasi pertanyaan tertutup denagn sebanyak 26 nama calon wakil presiden, nama Gatot Nurmantyo muncul paling atas. Berikut hasil surveinya : Gatot Nurmantyo (17,3 persen), Anies Baswedan (12,8 persen), Agus Harimurti Yudhoyono (10,4 persen), Muhaimin Iskandar (5,8 persen), Susi Pudjiastuti (2,8 persen), Mahfud MD (2,4 persen), Sri Mulyani Indrawati (2,2 persen), Zainul Majdi (1,9 persen), Mohamad Sohibul Iman (1,5 persen) dan Wiranto (1 persen). Nama cawapres lainnya kurang dari 1 persen. Pemilih yang menyatakan rahasia atau belum memutuskan dan lainya 35,6 persen.

 

Kemudian, untuk simulasi pertanyaan tertutup sebanyak 22 nama cawapres untuk Jokowi, tetap Gatot yang teratas. Hasilnya, Gatot Nurmantyo (16,8 persen), Agus Harimurti Yudhoyono (11,4 persen), Anies Baswedan (10,9 persen), Muahaimin Iskandar (5,8 persen), Mahfud MD (1,9 persen), Susi Pudjiastuti (1,8 persen), dan Sri Mulyani Indrawati (1,3 persen). Cawapres lainnya kurang dari 1persen. Pemilih yang menyatakan belum memutuskan atau lainya sebanyak 42,3 persen.

 

Sementara itu, simulasi cawapres untuk Prabowo Subianto ada 11 nama dan lagi-lagi hasilnya Gatot yang paling tinggi elektabilitasnya. “Gatot Nurmantyo (17,3 persen), Anies Baswedan (16,4 persen), Agus Harimurti Yudhoyono (11,9 persen), Susi Pudjiastuti (3 persen), Muhaimin Iskandar (2,8 persen), dan Ahmad Heryawan (1,6 persen), serta Zainul Majdi (1,4 persen),” kata Qodari.

 

Untuk cawapres lainnya masih di bawah 1 persen. Kemudian pemilih yang menyatakan belum memutuskan atau rahasia dan lainya mencapai 43,1 persen.


 

Editor : Gandhi Achmad

Gandhi Achmad
22-05-2018 18:08