Main Menu

Presiden: Anak Muda Paling Siap Hadapi Making Indonesia 4.0

Anthony Djafar
23-05-2018 20:31

Presiden Joko Widodo usai hadiri undangan Buka Puasa bersama dengan DPP Golkar di gedung DPD I Golkar DKI Jakarta, Rabu (23/5). (GATRA/Anthony/FT02)

Jakarta, Gatra.com – Presiden Joko Widodo mengungkapkan bahwa anak muda yang tergabung dalam komunitas-komunitas digital yang paling siap menghadapi, mengantisipasi revolusi industri making Indonesia 4.0.


“Dalam mengantisipasi 4.0, kita persiapan making Indonesia 4.0. Saya kira persiapan-persiapan dalam mengantisipasi, menghadapi teknologi yang langsung masuk perubahan dan yang paling siap itu anak-anak muda,” kata presiden kepada awak media usai hadiri undangan Buka Puasa bersama & ngobrol santai bersama Jokowi yang digelar DPP Golkar di gedung DPD I Golkar DKI Jakarta, Rabu (23/5).

Presiden mengatakan bahwa pertemuannya dengan sejumlah komunitas digital anak muda, diharapkan nantinya akan muncul semacam ekosistem, yang arahnya menuju komunitas besar.

“Sehingga ini nantinya dapat menghadapi perubahan-perubahan dan kita siap menghadapinya,” katanya.

Kepala negara menyebut bahwa kementerian perindustrian yang saat ini dipimpin oleh Airlangga Hartarto sedang menyiapkan road map menuju ke arah sana, menuju making Indonesia 4.0.

“Kementerian perindustrian menyiapkan, merencanakana dan melaksanakan, mengantisipasi revolusi industri 4.0. Kita luncurkan making Indonesia 4.0,” katanya.

Presiden menyebut bahwa era saat ini, semua orang sudah berbicara teknologi. Bagaimana revolusi industri akan memberikan dampak kecepatan, perubahan, hampir tiga ribu kali dari revolusi industri pertama.

“Betapa besar perubahan ini akan sangat cepatnya. Untuk itu kita harus siap menghadapinya,” kata presiden.

Sebaliknya lanjut Presiden, manakala perkembangan teknologi tidak segera diantisipasi, dan tidak mampu menghadapi perubahan itu, maka akan sangat berbahaya.

“Jika kita tidak mampu menghadapi perubahan itu, maka akan sangat berbahaya negara kita,” katanya.

Namun saat ini, kesiapan anak muda yang cepat sekali mengikuti perubahan itu, maka tentunya akan cepat pula menyesuaikan perubahan-perubahan yang ada.

Sementara itu, Ketua umum partai Golkar, Airlangga Hartarto mengatakan bahwa acara yang digelar kali ini memang sengaja mengundang anak-anak muda yang bergerak di komunitas digital.

“Di rumah partai Golkar ini, kami mengundang anak muda yang bergerak di komunitas digital. Komunitas digital mulai dari yang bergerak di e- commerce. Ada juga anak muda yang menginspirasi kita semua. Semua komunitas digital ada, juga relawan yang membagikan buku ke daerah-daerah,” katanya.


Menteri Perindustrian ini mengatakan bahwa kehadiran anak muda dalam komunitas digital yang beragam ini diharapkan dapat mendukung pemerintahan Jokowi. Kementerian Perindustrian sedang mendorong dan mengembangkan program ekonomi digital, sehingga nantinya dapat melahirkan talenta-talenta muda yang kreatif di Indonesia.


”Anak muda diberi kesempatan untuk menjadi entrepreneur muda, wiraswasta baru yang berkembang melalui talenta-talentanya,” katanya.

Kongkritnya, lanjut Airlangga, pemerintah akan memfasilitasi berupa penyediaan infrastruktur.

“Bidang komunikasi misalnya, pemerintah menyiapkan Palapa Fiber Optik sampai ke wilayah timur, sehingga aksesnya dapat terealisasi dan proyek ini sedang dikerjakan,” katanya.

Editor: Anthony Djafar

Anthony Djafar
23-05-2018 20:31