Main Menu

Pemerintah Kebut Perpres Pelibatan TNI Berantas Terorisme Usai Lebaran

Wem Fernandez
25-05-2018 14:22

Menteri Hukum dan Ham (Menkumham), Yasonna Hamonangan Laoly. (GATRA/Erry Sudiyanto/FT02)

Jakarta, Gatra.com - Pemerintah melalui Menteri Menkumham Yasonna Laoly menyebutkan, Peraturan Presiden (Perpres) pelibatan TNI dalam penanggulangan terorisme akan dikebut setelah hari raya lebaran. 


Dalam Undang-Undang Antiterorisme yang baru saja disahkan Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DRR RI), Jumat, (24/5), hari ini, Perpres pelibatan TNI akan dilakukan sesuai ketentuan Undang-Undang Nomor 34 Tahun 2004 tentang TNI (UU TNI).

 

“Segera, segera. Habis hari raya lah. Tentu pembuatan Perpres ini melibatkan beberapa stake holder. Yang pasti, Kemhan, Menkopolhukam, Kemenkumham, Panglima TNI, Polri, BNPT dan sebagainya,” jelas Yasonna di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat. 


Dalam pembahasan Perpres tersebut, Yasonna juga memastikan akan melakukan konsultasi dengan DPR RI. Soal bentuk draft Perpres tersebut seperti apa, politisi PDI Perjuangan ini juga belum bisa membeberkannya. 


“Nanti kita atur di Perpresnya. Kita dengar dulu semua. Kita juga nanti konsul ke teman-teman di DPR lah,” terang dia. 


Salah satu poin dalam UU Antiteror, Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) akan menjadi leading sector penanganan masalah terorisme yang tugasnya mengkoordinasikan sejumlah lembaga. Mulai dari kepolisian dan TNI. Nah, tugas-tugas koordinasi ini nanti akan dijabarkan secara lebih luas dalam Perpres termasuk bagaimana nanti pasukan elit Komando Pasukan Khusus Gabungan (Koopssusgab) TNI berkoordinasi dengan BNPT dan lembaga lainnya dalam penanganan teror.

 

“Perpres yang sudah kita persiapkan mengenai masalah kontra radikalisasi, deradikalisasi, dan kesiapsiagaan nasional, kita sudah berporses sudah dalam penyusunan. Jadi nanti tinggal disinkronkan saja ya. Nanti kalau teknisnya kita bicara, jangan sekarang,” kata Yasonna



Reporter : Wem Fernandez  

Editor     : Cavin R. Manuputty

Wem Fernandez
25-05-2018 14:22