Main Menu

Kemendagri Harus Cek Temuan Dua Dus Berisi E-KTP Asal Sumsel di Bogor

Wem Fernandez
27-05-2018 12:25

Achmad Baidowi. (Wikipedia/Ashliy Dien Bakir/FT02)

Jakarta, Gatra.com-Anggota Komisi II DPR RI, Achmad Baidowi, meminta pihak Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) untuk memeriksa langsung KTP elektronik yang ditemukan di simpang Salabenda, Desa Parakansalak, Kecamatan Kemang, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. 

 

Diduga, ratusan e-KTP dengan alamat Sumatera Selatan (Sumsel) dan tersimpan dalam dua dus tersebut jatuh, dari mobil bak terbuka yang mengangkutnya. “Sekarang mendekati momen politik jangan sampai e-KTP tersebut menjadi komoditas untuk menguntungkan ataupun menjatuhkan salah satu kelompok. Karena itu, Kemendagri harus melakukan pengecekan apakah KTP tersebut asli atau palsu,” tegas politisi PPP yang akrab dipanggil Awiek dalam keterangan yang diterima wartawan, Minggu (27/5). 

 

Awiek mengaku terkejut dengan temuan tersebut. Untuk itu perlu dipastikan, apakah isi truk tersebut bermuatan e-KTP semua atau hanya sebagian. Lalu, jika alamat yang tertera dari e-KTP tersebut di Sumsel, bagaimana mungkin bisa sampai ke Bogor. 

 

“Kenapa bisa nyasar dan numpuk di Bogor? Kalau alasannya dicetak, bukankah e-KTP bisa dicetak di Sumsel. Jangan sampai Kemendagri kecolongan dan Jangan sampai terjadi penyalahgunaan terhadap e-KTP,” kata Awiek.

 


Informasi yang dihimpun, ribuan e-KTP tersebut ditemukan tercecer tepat di traffic light pertigaan Salabenda, Kecamatan Kemang, Kabupaten Bogor sekitar pukul 13.15 WIB, Sabtu (26/5).



Reporter : Wem Fernandez  

Editor : Gandhi Achmad

Wem Fernandez
27-05-2018 12:25