Main Menu

Ini Alasan Emil-Uu Merasa Layak Pimpin Jabar

Ervan
05-06-2018 18:30

Ridwan Kamil-Uu Ruzhanul Ulum.(ANTARA/Novrian Arbi/re1)

Jakarta, Gatra.com - Pasangan calon gubernur Jawa Barat nomor urut satu, Ridwan Kamil (Emil)-Uu Ruzhanul Ulum (Rindu) dianggap yang paling layak untuk memimpin Jawa Barat 5 tahun ke depan. Pasalnya, kandidat tersebut memiliki rekam jejak yang baik, visioner, serta memahami aspirasi masyarakat.

 

Ketua Tim Pemenangan Ridwan Kamil-Uu Ruzhanul Ulum, Saan Mustopa, mengatakan, sebagai provinsi berpenduduk terbanyak di Indonesia, Jabar memiliki persoalan yang kompleks. "Kang Emil dan Kang Uu memenuhi kriteria itu. Mereka sudah teruji ketika menjadi wali kota Bandung dan bupati Tasikmalaya," ujarnya Di Jakarta, Selasa (5/6).

Ketua DPD Nasdem Jawa Barat itu menyampaikan, pasangan Rindu memiliki track record yang sudah diketahui banyak orang. Ketika memimpin Bandung, Ridwan Kamil banyak melakukan terobosan untuk membangun kota dan menyejahterakan warganya.

Pengakuan atas prestasi Emil, kata Saan, bahkan datang dari lembaga-lembaga mancanegara.

Selama memimpin Bandung, Emil diganjar 347 penghargaan dalam dan luar negeri. Ia juga terpilih sebagai Wali Kota Terbaik 2017 versi Kemendagri dan namanya masuk dalam 50 besar Pemimpin Terbaik Dunia 2018 versi Majalah Fortune.

Di masa kepemimpinan Kang Emil, tambah Saan, kinerja ASN naik ke peringkat 1 dari sebelumnya peringkat 200. "Begitu pun Kang Uu, mampu menaikkan kinerja aparatur sipil negara (ASN) dari peringkat 250 menjadi 20," ujar Kang Saan.

Selain itu, tambah Saan, Kang Uu mampu menaikkan kesejahteraan warga Tasikmalaya antara lain melalui peningkatan produktivitas petani selama dua periode memimpin Tasikmalaya.

Dia menambahkan, Kang Uu juga membukukan prestasi gemilang di mana Pemerintah Kabupaten Tasikmalaya berhasil meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari BPK atas laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) selama 4 tahun berturut-turut sejak 2013.

Belum lagi, jelas Saan, Emil dan Uu adalah keturunan kiai besar. Emil adalah cucu pendiri 8 pesantren Pagelaran di Jabar, KH Muhyidin.

Sedangkan Kang Uu adalah cucu KH Choer Affandi atau biasa disapa uwa ajengan, pendiri lebih dari 10 pesantren Miftahul Huda yang tersebar di tanah Sunda. 

"Mereka juga sosok pemimpin yang sederhana, lurus dan bersih," ucapnya.


 

Reporter: Ervan Bayu

Editor     : Cavin R. Manuputty

 

 

 

Ervan
05-06-2018 18:30