Main Menu

Polemik Kehadiran Yahya Staquf ke Jerusalem, GP Ansor: Sudahlah, Kita Lihat Hasilnya Nanti

Aditya Kirana
13-06-2018 18:23

Yaqut Cholil Qoumas (Gus Yaqut), Ketua Umum GP Ansor (antaranews/yus4)

Jakarta, Gatra.com - Kehadiran Yahya Cholil Staquf dalam acara American Jewish Committee (ACJ) Global Forum kian menuai polemik. Bukan hanya itu, arus penyesalan terkait kehadiran Gus Yahya kebanyakan berasal dari kelompok politisi yang berada di pihak oposisi.


Yaqut Cholil Qoumas, Ketua Umum Gerakan Pemuda (GP) Ansor mengatakan bahwa misi Gus Yahya ke Jerusalem sudah jelas. “Yaitu mengikhtiarkan kemerdekaan dan kedaulatan Palestina. Dan itu dinyatakan dengan tegas, bahwa dia berada di pihak Palestina,” ujarnya.

Menurut Yaqut, publik tidak perlu terlalu terbawa arus penyesalan dan kecaman terhadap kehadiran Katib Aam PBNU itu. “Sudahlah, kita lihat hasilnya nanti,” katanya.

Gus Yahya, lanjut Yaqut, memang menggunakan pendekatan non-violence yang memang tidak populer ketika memandang persoalan Palestina ini. “Tapi sejauh ini saya meyakini, apa yang dia lakukan ini tulus dan murni memperjuangkan rakyat Palestina sebagaimana jejak yang ditinggalkan Gus Dur,” ujar anggota DPR Komisi VI itu.

Selain itu, ada beberapa pengamat hubungan internasional yang menyesalkan kehadiran Gus Yahya dan membuat kerusakan hubungan diplomatik dengan Palestina. “Nah, pengamat dan siapapun yang tiba-tiba nyinyir dan sok peduli dengan nasib rakyat Palestina itu, sudah melakukan apa?” tegasnya.

Sebelumnya, dari Twitter resmi AJC (American Jewish Comitee), momen tersebut adalah kali pertama Gus Yahya bertandang ke Israel.

"Sebagai bagian dari perintis kerjasama antaragama AJC, Yahya Cholil Staquf, pengurus besar organisasi Muslim terbesar di dunia (Nahdlatul Ulama di Indonesia), memulai kunjungan pertamanya ke Israel dengan sebuah diskusi di AJC Global Forum. #ThisYearInJerusalem," tulis Akun @AJC Global dalam unggahannya, Minggu (10/6).

"Dalam sebuah percakapan bersejarah di AJC Global Forum 2018, Pak Yahya, menyerukan agar umat Muslim dan Yahudi mengejar keadilan dengan kasih sayang. #ThisYearInJerusalem," tulis akun tersebut dalam cuitan selanjutnya.

Reporter: Aditya Kirana

Editor: G.A. Guritno

Aditya Kirana
13-06-2018 18:23