Main Menu

Soal SP3 Kasus Habib Rizieq, Wapres JK: Hormati Putusan Polri

Anthony Djafar
17-06-2018 12:08

Wakil Presiden Jusuf Kalla (GATRA/Anthony J./yus4)

Makassar, Gatra.com - Wakil Presiden (Wapres) Jusuf Kalla meminta semua pihak agar menghormati dan menghargai putusan Polri yang telah mengeluarkan surat penghentian penyidikan perkara (SP3) dalam kasus dugaan chat Imam Besar FPI, Habib Rizieq Syihab.


“Itu kan SP3 dikeluarkan penyidik polisi. Harus dihormati,” katanya kepada awak media di sela-sela acara Open House di kediamannya, Jalan Haji Bau, Makassar, Minggu (17/6).

Wapres mengatakan bahwa dengan dikeluarkannya SP3 oleh penyidik Polri, maka tentu punya alasan-alasannya secara hukum, apakah itu tidak ditemukan bukti atau ada alasan lain.

“Kalau polisi tidak temukan bukti cukup, ya harus SP3," katanya.

Artinya, kata JK selama dalam proses penyelidikan dan penyidikan itu tidak ada alat bukti yang ditemukan, maka Polri tentu dapat mengambil tindakan hukum lain dengan misalnya menghentikan jalannya penyidikan tersebut melalui penerbitan SP-3.

"Selama penyidik tidak temukan bukti ya, tidak ada masalah mustinya," katanya.

Sebelumnya, Karo Penmas Divisi Humas Polri, Brigjen Mohammad Iqbal menyatakan bahwa Polri membenarkan adanya surat penghentian penyidikan perkara (SP3) kasus dugaan chat Imam Besar FPI Habib Rizieq Syihab. Alasannya, karena penyidik Polri belum menemukan pengunggah konten chat tersebut.

"Betul, penyidik sudah menghentikan kasus ini, bahwa ini semua kewenangan penyidik," katanya.

Editor: Anthony Djafar

 

Anthony Djafar
17-06-2018 12:08