Main Menu

Fadli Zon : Pelantikan Komjen M. Iriawan Jatuhkan Kredibilitas Pemerintah

Wem Fernandez
18-06-2018 20:10

Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) Fadli Zon. ((GATRA/Ardi Widi Yansah/RT)

Jakarta, Gatra.com- Wakil Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) Fadli Zon angkat bicara terkait pelantikan Komjen M. Iriawan sebagai Penjabat (Pj) Gubernur Jawa Barat (Jabar) oleh Menteri Dalam Negeri (Mendagri). Pelantikan tersebut menjatuhkan kredibilitas pemerintah.

“Pelantikan Komjen M. Iriawan menjadi Pj Gubernur Jabar hari ini membuktikan semua pernyataan pemerintah ternyata tak bisa dipercayai. Pemerintah bisa dianggap telah melakukan kebohongan publik. Bahkan penipuan terhadap rakyat,” tegas Fadli, Senin (18/6). 

Fadli mengungkapkan, wacana tersebut sempat mencuat ke publik pada Januari dan Februari, 2018 lalu. Karena mendapatkan kritik dari masyarakat, Kemendagri, Polri kemudian Menkopolhukam akhirnya menarik usulan tersebut. 

Namun demikian wacana tersebut kemudian terealisasi dengan diangkatnya M. Iriawan. “Masih banyak pejabat lain yang lebih pas menduduki posisi itu termasuk  pejabat di lingkungan Kemendagri,” singkat Fadli. 

Nah, dengan dilantiknya Komjen M. Iriawan, maka secara langsung pemerintah telah melakukan kebohongan publik. Pun, alasan Dirjen Otonomi Daerah yang menyatakan mantan Kapolda Matro Jaya ini bukan lagi perwira aktif di lingkungan Mabes Polri karena yang bersangkutan menjabat Sestama Lemhanas adalah alasan mengada-ada.

Alasan itu, lanjut Fadli, hanya mengkonfirmasi sejak awal yang bersangkutan memang sudah diplot harus jadi Pj Gubernur Jabar. Sehingga, mutasi yang bersangkutan dari Mabes Polri ke Lemhanas pada Maret silam hanya dilakukan untuk memuluskan rencana Kemendagri saja. 

“Tetap ditunjuknya nama yang bersangkutan tentu saja memunculkan pertanyaan. Kenapa pemerintah begitu ngotot menjadikannya sebagai Pj Gubernur Jabar sehingga sampai tak segan menjilat ludah sendiri? Apa motifnya? Dulu alasannya rawan, tapi sejauh ini pilkada Jabar aman-aman saja?’ terang dia. 



Reporter : Wem Fernandez  

Editor : Birny Birdieni

Wem Fernandez
18-06-2018 20:10