Main Menu

Dubes Donnovan: Kemitraan Indonesia-Amerika Penting di Jantung Asia Pasifik

Andhika Dinata
05-07-2018 11:46

Dubes AS untuk Indonesia Joseph R. Donovan. (GATRA/Andhika Dinata/FT02)

Jakarta, Gatra.com --- “Partnership Across The Oceans”, menjadi tema khusus yang diangkat dalam Perayaan Hari Kemerdekaan Amerika Serikat ke-242 di Jakarta, Rabu (4/7). Acara tersebut digelar di kediaman Duta Besar Amerika untuk Indonesia serta menjadi perayaan tahunan warga Amerika di Indonesia. Selain dihadiri Duta Besar negara sahabat acara tersebut juga dihadiri Wapres Jusuf Kalla, Presiden RI ke-3 BJ Habibie, serta perwakilan Menteri Kabinet Kerja seperti Menko Polhukam Wiranto, Menko Maritim Luhut Binsar Panjaitan, Menteri ESDM Ignasius Jonan, dan Menkominfo Rudiantara. Juga terlihat kehadiran Gubernur dan Wakil Gubernur DKI Anies Baswedan dan Sandiaga Uno serta beberapa tokoh DPD dan DPR RI.

 

Duta Besar Amerika Serikat untuk Indonesia Joseph R. Donovan mengatakan perayaan Hari Kemerdekaan Amerika kali ini mengambil tema “Kemitraan Melintasi Lautan” atau “Partnership Across The Oceans”. Tema tersebut terang Donovan relevan karena dalam waktu dekat ini Indonesia akan menjadi tuan rumah dalam Konferensi Laut Internasional Our Ocean Conference (OOC) pada Oktober 2018 mendatang.

“Tema untuk perayaan kami tahun ini sangat tepat karena Indonesia akan bersiap menjadi tuan rumah Our Ocean Conference 2018. Kedua negara, Amerika Serikat dan Indonesia mewarisi kerjasama maritim yang kuat”, ucap Donnovan dalam sambutannya. Dubes Amerika tersebut juga menyampaikan apresiasinya kepada Pemerintah Indonesia melalui Menko Maritim yang hadir dalam perayaan Hari Kemerdekaan Amerika sekaligus menjadi tamu kehormatan Kedutaan Besar Amerika.

Perayaan Kemerdekaan kali ini juga sekaligus untuk memperingati 70 tahun hubungan persahabatan Indonesia dengan Amerika Serikat. “Saya secara khusus berterima kasih untuk kehadiran Menko Luhut. Kemitraan Indonesia dan Amerika Serikat sangat spesial karena kemitraan kita berada di jantung Asia Pasifik. Kemitraan ini berdasarkan nilai yang kita anut bersama yaitu nilai demokrasi, nilai toleransi dan perasaan saling menghormati satu dengan lainnya”.

Tidak hanya membahas soal kerjama maritim dan laut, Amerika Serikat dan Indonesia terang Donnovan juga menggalang kerjasama yang baik di sektor pendidikan. Indonesia menurutnya menjadi Negara yang punya concern yang baik terhadap pengembangan mutu pendidikan di kawasan Asia Tenggara. Hal tersebut terlihat dengan banyaknya perwakilan Indonesia yang berpartisipasi sebagai kontingen Young Southeast Asian Leaders Initiative (YSEALI), yang jumlahnya mencapai lebih dari 27 ribu orang.

“Saya tahu kemitraan kita juga berhasil karena saya melihatnya setiap hari. Saya melihatnya dalam kerja keras sukarelawan Peace Corps Volunteer (Korps Perdamaian), yang mengajarkan Bahasa Inggris kepada anak muda Indonesia di Jawa Timur, Jawa Barat dan Nusa Tenggara Timur,” terang Donnovan.

Dubes Joseph juga menekankan pentingnya kerjasama yang bersahabat antara Indonesia dan Amerika Serikat khususnya di bidang investasi dan pendidikan. Ia juga menegaskan kesuksesan pertumbuhan Indonesia dipandang sangat penting guna meningkatkan hubungan kemitraan Indonesia-Amerika di tahun-tahun mendatang. “Kami akan pastikan, tahun-tahun ke depan kita akan lebih meningkatkan lagi kemitraan kita dengan Indonesia”.

Sementara itu Menko Luhut Binsar Panjaitan mengungkapkan kesamaan visi antara Amerika Serikat dan Indonesia khususnya di bidang maritim. Kedua negara terang Luhut menggalang kerjasama bilateral untuk menangkal perang terhadap illegal fishing, masalah ekologi lingkungan serta sama-sama menjunjung tinggi hukum dan konvensi laut internasional.

“Perang terhadap illegal fishing itu sangat penting, agar masyarakat bisa menikmati lebih hasil lautnya. Indonesia dan Amerika Serikat juga menjunjung tinggi freedom of navigation dan dalam waktu dekat ini kami juga akan meningkatkan kerjasama di bidang coast guard, masalah sampah laut dan juga di bidang teknologi”. Menurut Luhut kerjasama dengan Amerika akan berlangsung berkelanjutan tidak hanya di bidang investasi tapi juga di bidang-bidang strategis lainnya. “Saya kira kita tidak akan berhenti bekerjasama dengan sahabat kita Amerika Serikat,” tukasnya lagi.


Reporter : Andhika Dinata

 

Andhika Dinata
05-07-2018 11:46