Main Menu

Indonesia-Amerika Sepakat Dorong Stabilitas Keamanan ASEAN

Andhika Dinata
05-07-2018 13:01

Menko Kemaritiman Luhut Binsar Panjaitan. (GATRA/Andhika Dinata/FT02)

Jakarta, Gatra.com - Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman, Luhut Binsar Panjaitan menyebutkan Indonesia akan membangun kerjasama strategis dengan Amerika Serikat di bidang ekonomi, pendidikan, kontra terorisme dan kersama maritim.

 

Hal itu disampaikan Luhut pada saat memberikan orasi pada perayaan Hari Kemerdekaan Amerika Serikat yang ke-242, di kediaman Dubes Amerika Serikat untuk Indonesia, Joseph R. Donnovan, Rabu (4/7).

Dalam kesempatan itu Menteri Luhut menjadi tamu kehormatan sekaligus menjadi perwakilan Pemerintah Indonesia. Salah satu yang menjadi fokus kerjasama selain ekonomi dan investasi, yaitu masalah keamanan, kontra-terorisme dan stabilitas politik. Kerjasama dengan Amerika sebagai sahabat, terang Luhut akan terus berlanjut dalam hubungan diplomatik yang saling menguntungkan.

“Amerika Serikat adalah partner strategis Indonesia dalam kerjasama ekonomi, pendidikan, kontra-terorisme dan kerjasama maritim. Dan Indonesia sudah pula memainkan perannya dengan baik, karena Amerika Serikat memandang Indonesia sebagai negara penting di kawasan untuk menjaga stabilitas (keamanan), pertumbuhan ekonomi yang signifikan dan juga stabilitas politiknya,” ujar Menko Luhut.

Hal senada juga disampaikan Dubes Piper Anne Wind Campbell selaku Charge d'Affaires, US Mission to ASEAN (Perwakilan Diplomat Amerika untuk ASEAN). Campbell menyebutkan Negara-negara di ASEAN khususnya Indonesia juga menghadapi berbagai tantangan seperti ketidakpastian ekonomi, konflik dan persaingan global.

“Negara-negara yang akan menjadi mitra Amerika Serikat dan negara-negara ASEAN sama-sama mengakui pentingnya struktur dan rancangan (konsep) yang tepat untuk kerjasama yang efektif,” terangnya.

Indonesia dan Negara ASEAN lainnya, terang Campbell, mempunyai perkembangan yang baik dan signifikan dalam menghadapi tantangan tersebut. “Catatan prestasi yang kuat di berbagai sektor terlihat seperti komitmen melawan kejahatan transnasional, mempromosikan pembangunan berkelanjutan, dan pengelolaan terhadap bencana alam”.

Negara di semenanjung Asia Tenggara itu, terangnya menjadi fokus dan perhatian kerjasama strategis Amerika.

“Di jantung kawasan Asia Pasifik, ASEAN adalah pusat kepentingan diplomatik, ekonomi dan strategis, untuk kepentingan Amerika bersama dengan negara kawasan di abad ke-21,” terang Campbell.

Menurutnya Amerika akan memberi perhatian terhadap kerjasama yang sifatnya strategis dan berkelanjutan untuk membangun stabilitas kawasan.

“Dalam beberapa hal kita perlu menyisihkan beberapa kepentingan jangka pendek untuk mencapai tujuan strategis jangka panjang termasuk stabilitas dan kemajuan ekonomi bersama,” pungkasnya.


Reporter : Andhika Dinata

Editor: G.A. Guritno

 

 

Andhika Dinata
05-07-2018 13:01