Main Menu

Kementerian Sosial Santuni Tiap Korban Kapal Tenggelam Rp 15 Juta

Mukhlison Sri Widodo
05-07-2018 13:09

Menteri Sosial Idrus Marham. (GATRA/Ardi Widi Yansah/FT02)

Yogyakarta, Gatra.com - Kementerian Sosial memberikan santunan pada ahli waris korban kecelakaan KM Sinar Bangun di Danau Toba hingga Rp 2,4 milyar.

 

Dengan jumlah berbeda, santunan juga diberikan pada korban kecelakaan KM Lestari Maju yang tenggelam di Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan.

Menteri Sosial Idrus Marham menyatakan pemberian bantuan ini tanpa muatan tertentu.

“Kecelakaan KM Sinar Bangun ini karena muatan yang melebihi kapasitas. Kapal yang seharusnya mengangkut maksimal 50-60 penumpang dipaksa memuat 200-an orang,” kata Idrus di Yogyakarta, Rabu (4/7).

Setelah ditetapkan oleh pemerintah bahwa korban KM Sinar Bangun berjumlah 164 orang, Kementerian Sosial akan memberikan santunan kepada setiap ahli waris korban Rp 15 juta, sehingga total santunan tersebut Rp 2,46 milyar.

Idrus memastikan santunan ini sesuai janjinya saat menemui keluarga korban pada 24 Juni dan merupakan rekomendasi kepala daerah setempat yang terus memantau di lokasi kejadian.

“Saya jadwalkan akan memberikan bantuan langsung kepada ahli waris korban kapal Sinar Bangun pada minggu depan,” imbuhnya.

Santunan juga akan diberikan Kementerian Sosial kepada ahli waris korban kapal Lestari Maju yang tenggelam di Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan pada Selasa (3/7). 

Jumlah bantuan untuk tiap ahli waris korban sama, Rp 15 juta.

Idrus mengatakan usai menghadiri  puncak peringatan Hari Lanjut Usia Nasional pada Kamis (5/7), dia akan bertolak menuju Sulawesi Selatan.

Adapun langkah Kementerian Sosial atas letusan Gunung Agung, Bali, Idrus menjelaskan seluruh pengungsi di sana telah mendapatkan bantuan dari pemerintah di tempat pengungsian.

"Sama seperti di Yogyakarta saat Merapi meletus, kampung siaga bencana yang kami bentuk di Bali sudah berjalan sesuai skema yang kita harapkan,” jelasnya.

Kementerian Sosial telah menyiapkan stok logistik di gudang di daerah dan siap disalurkan jika ada permintaan dari masyarakat. 

Sebagai tahap awal penanganan erupsi Gunung Agung, Dinas Sosial daerah sudah melakukan penanganan sesuai prosedur, seperti membagikan masker dan mendirikan tenda pengungsian, dapur umum, juga mobil dapur umum yang bisa berkeliling.


Reporter : Arif Koes
Editor : Mukhlison

Mukhlison Sri Widodo
05-07-2018 13:09