Main Menu

BNN: Ratusan Tewas Setiap Bulan Karena Narkoba

Rosyid
12-07-2018 15:16

Menkopolhukam Wiranto (GATRA/Jongki Handianto/AFN)

Lido, Jawa Barat, Gatra.com - BNN mencatat tiap hari 30 anak muda Indonesia meninggal akibat narkoba. Jika dihitung, dalam kurun waktu sebulan narkoba dapat menelan korban jiwa mencapai 900 orang. Maka dengan kesadaran inilah, pemerintah sungguh-sungguh memberantas narkoba yang menjadi ancaman serius.

Untuk menghadapi ancaman narkoba, Menkopolhukam Wiranto menyerukan kepada BNN untuk terus melakukan koordinasi dengan pemangku kepentingan. Ancaman narkoba dapat menjadi instrumen proxy war lebih murah, walaupun tidak terlihat. Serangkaian program pun dibuat untuk melawan ancaman narkoba. " Program melawan ancaman narkoba dengan cara yang lebih kuat lebih simultan, total dan harus didukung oleh semua komponen masyarakat serta bangsa Indonesia," ujar Wiranto saat ditemui di Lido, Jawa Barat (12/7).

Selain program P4GN, lanjut Wiranto, ia mendapat laporan bila anak bangsa berhasil menemukan metode baru untuk mengidentifikasi jenis-jenis narkoba baru. metodelogi yang ditemukan belum ada di negara manapun. "Justru diminta negara lain untuk disebarluaskan. Karena itu temuan baru yang dapat mengidentifikasi jenis narkotika baru dikemas dengan cara canggih," ucap Wiranto.

Indonesia tingkat kerawanan yang cukup tinggi. Dengan mudah berton-ton narkoba masuk melalui jalur laut dan darat. Seperti halnya di Kalimantan Utara terdapat jalur tikus yang digunakan sebagai jalur penyelundupan. Menurut Wiranto dengan mengidentifikasi secara detail baik itu dari segi narkoba jenis baru maupun jalur-jalur tersebut maka TNI dan kepolisian dapat melakukan pengamanan secara ketat khususnya di wilayah perbatasan.

Kewaspadaan aparat keamanan disetiap desa di Indonesia, baik itu TNI maupun kepolisian merupakan early warning system. Upaya yang dilakukan dapat meminimalisir penyelundupan narkoba. 


Reporter: RAS

Editor: Rosyid

Rosyid
12-07-2018 15:16