Main Menu

Moeldoko Setuju Cukai Rokok Dinaikan

Hendry Roris P. Sianturi
12-07-2018 15:38

Jenderal purn TNI MoeldokO. (GATRA/VRU/AFN)

Jakarta, Gatra.com -- Kepala Staf Presiden Jenderal TNI Purn. Moeldoko menyatakan setuju agar cukai rokok dinaikan. “Kami setuju Kementerian Keuangan menaikkan cukai rokok setinggi-tingginya," katanya di Jakarta, (12/07).

Pasalnya, menurut Moeldoko, merokok dapat mempengaruhi tumbuh kembang anak. Bahkan saat ini Kantor Staf Presiden tengah disibukkan dengan program pengentasan angka stunting di Indonesia. "Merokok, secara tidak langsung menyebabkan stunting karena bapaknya lebih senang membeli rokok daripada membeli daging,” ujarnya.

Moeldoko juga mengatakan bahwa faktor-faktor lain yang berperan dalam tingginya konsumsi rokok di Indonesia, seperti tingkat pendidikan, masih maraknya iklan rokok, dan penjualan rokoknya. Kini bagaimana mengendalikan penjualan rokok di masyarakat.

Moeldoko juga mengajak masyarakat yang peduli dengan masalah pengendalian tembakau untuk turut aktif memberikan masukan kepada pemerintah.

Saat ini rata-rata cukai rokok sebesar 10,04 persen. Sementara hadil studi Pusat Kajian Jaminan Sosial Universitas Indonesia menemukan bahwa rokok menyebabkan masalah gizi (stunting), yaitu bayi yang lahir di rumah tangga perokok memiliki tinggi badan 0,34 cm lebih rendah dan berat badan 1,5 kg lebih rendah.


Reporter: Hendry Roris Sianturi

Editor: Aries Kelana

 

Hendry Roris P. Sianturi
12-07-2018 15:38