Main Menu

Relawan Yakin Cak Imin Dipilih Jokowi

Aditya Kirana
12-07-2018 21:04

Ilustrasi.(Shutterstock/re1)

Jakarta, Gatra.com - Dinamika politik semakin kencang seiring pendaftaran pasangan Capres dan Cawapres kian dekat. Khusus di dalam poros koalisi pemerintah, beredar kabar bahwa sudah ada beberapa nama yang masuk ke kantong Joko Widodo.


Melihat hasil survei dari berbagai lembaga survei elektabilitas Jokowi selama ini yang berada pada kisaran 50-55%, tentu faktor potensi, representasi dan faktor elektoral Cawapresnya menjadi sesuatu yang penting untuk dipertimbangkan. Jika tidak bukan mustahil modal prosentase kepuasan publik dan elektabilitas beliau justru tidak bakal naik secara signifikan.

Menurut Koordinator Nasional Jaringan Relawan Cak Imin Untuk Indonesia (JALAN CINTA), Muhammad Rodli Kaelani, dengan dinamika yang ada tentu sangat relevan dan strategis Jokowi memilih Cak Imin, Ketua Umum PKB sekaligus Wakil Ketua MPR ini sebagai Cawapres yang mendampinginya dibanding nama lainnya yang ada.

“Kami kira dengan waktu dan dinamika yang semakin krusial, pertimbangan keintiman dan chemistry harus menjadi perhatian akhir Jokowi,” kata Rodli.

Selain itu, lanjutnya, Cak Imin dan PKB terbukti sebagai pendukung utama yang loyal kepada Jokowi sejak diusung pada Pilpres 2014 lalu, modal elektoralnya jelas signifikan, representasi sebagai perwakilan NU, tokoh Islam, dan tokoh pergerakan dengan sejumlah pengalaman yang teruji.

“Dan yang penting Cak Imin sangat ber-chemistry dengan Jokowi,” tegas Rodli yang kader muda NU itu.

Rodli yang Jubir JOIN (Jokowi-Cak Imin) juga meyakini pasangan ini akan menjadi kekhawatiran poros koalisi lawan Jokowi di Pilpres 2019 nanti, dan menunggu launching Jokowi mengumumkan Cak Imin sebagai Cawapresnya.

“Karena diketahui juga komunikasi dan lobi-lobi terhadap Cak Imin dan PKB juga terus diupayakan baik oleh Gerindra, PAN, Demokrat jika ternyata Cak Imin tidak dipilih Jokowi,” ujarnya.

Relawan CINTA dan JOIN se-Indonesia menurut Rodli tetap solid dan massif mendukung Cak Imin sebagai Cawapres. “Seandainya tidak dipilih oleh Jokowi, maka kami tetap dibelakang Cak Imin dan akan memberi masukan sambil menunggu arahan Cak Imin berikutnya,” tegasnya

Reporter: Aditya Kirana

Editor: G.A. Guritno

Aditya Kirana
12-07-2018 21:04