Main Menu

Tidak Kooperatif, Alasan AKBP M Yusuf Aniaya Ibu-Ibu di Tokonya

Wanto
14-07-2018 07:53

Ilustrasi tindakan penganiayaan.(Shutterstock/re1)

 

Jakarta, gatra.com - Karo Penmas Humas Polri Brigjen Mohammad Iqbal membeberkan alasan anggota Polda Bangka Belitung, AKBP M Yusuf melakukan tindakan penganiayaan terhadap ibu-ibu di tokonya.

Menurutnya, AKBP M Yusuf naik pitam lantaran ibu-ibu telah melakukan pencurian di tokonya. Tak Hanya itu, yang lebih membuat dirinya geram adalah ibu-ibu itu tidak kooperatif saat diperiksa.

"Pada saat pemilik toko (Yusuf) bertanya kepada pelaku terduga pencurian, yang bersangkutan terpancing emosi lalu melakukan tindakan kekerasan," katanya kepada wartawan, di Jakarta, Jumat (13/7).

Lebih lanjut Iqbal menjelaskan, pelaku saat ditanya tidak kooperatif. Ia menjawab tidak tahu menahu. Hal Inilah yang membuat AKBP M Yusuf gelap mata.

"Hal ini dipicu saat Yusuf selaku pemilik bertanya kepada pelaku, pelaku menjawab 'tidak tahu semuanya', KTP tidak ada, serta tempat tinggal tidak ada, lalu ditanya tentang empat temannya yang melarikan diri, pelaku juga menjawab juga 'tidak tahu'," jelasnya.

Atas kejadian tersebut, AKBP Yusuf langsung dicopot dari jabatannya yakni Kasubdit Ditpamobvit Polda Bangka Belitung. Mutasi Yusuf tertuang dalam surat telegram Nomor ST/1786/VII/2018 tanggal 13 Juli 2018.


Reporter : Wanto

editor : Bernadetta Febriana

Wanto
14-07-2018 07:53