Main Menu

Fahri Hamzah: OTT KPK Itu Bagian Dari Operasi Intelijen

Wem Fernandez
14-07-2018 18:14

Wakil Ketua DPR RI Fahri Hamzah (GATRAnews/Wem Fernandez/yus4)

 

Jakarta, gatra.com -Wakil Ketua DPR RI, Fahri Hamzah buka suara terkait Operasi Tangkap Tangan (OTT) yang dilakukan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap Eni Maulani Saragih, Wakil Ketua Komisi VII Dewan Perwakilan Rakyat Republik Indonesia (DPR RI) yang diduga terlibat dalam kasus korupsi.

Menurut Fahri, aksi KPK tersebut tidak bisa disebut sebagai OTT melainkan murni operasi intelijen.
”Kasus OTT dalam hukum tidak akan pernah terjadi kapan peristiwa pidana itu. Coba cari pakar hukum. Saya 'hajar' soal ini kalau dia tidak ngerti, tutup sekolah hukum itu," kata Fahri di Jakarta, Sabtu, (14/7).

Fahri menyakini bahwa sejumlah kasus OTT yang terjadi di lembaga DPR itu bagian dari skenario Intelejen. Dan, skenario ini dipakai oleh KPK tujuannya siapa yang digarap dan siapa yang harus diselamatkannya.

"Operasi intelejen ini ngeri, siapa yang bayar dan siapa yang pesan. Kadang-kadang ini diadu, nomor 1 sama 2 diadu. Nomor 2 digarap," ujar Fahri.

Fahri mengakui maraknya OTT oleh KPK karena kegagalan negara dalam pemberantasan korupsi.

"Kita disuruh 'tepuk tangan' terus. Cara tepuk tangan ini hanya OTT," tutupnya.


Reporter : Wem Fernandez

Editor : Bernadetta Febriana

Wem Fernandez
14-07-2018 18:14