Main Menu

Seskab Pramono: Johan Budi Sudah Minta Izin Presiden Untuk Nyaleg

Hendry Roris P. Sianturi
17-07-2018 16:47

Menteri Sekretaris Kabinet, Pramono Anung (GATRA/Adi Wijaya/FT02)

Jakarta, Gatra.com - Sekretaris Kabinet Pramono Anung mengatakan, Presiden Jokowi sudah mengizinkan Staf Khusus Presiden, Johan Budi, untuk menjadi Calon Legislatif 2019. “Pak Johan Budi sudah minta izin dari Bapak Presiden dan Bapak Presiden telah memberikan izin,” katanya di kantor Seskab, (17/07). 

 

Pram, sapaan akrab Pramono Anung, mengatakan, alasan Jokowi mengizinkan Johan Budi menjadi Caleg karena akan berdampak positif bagi PDIP maupun Johan. “Kenapa kemudian Presiden mengizinkan, karena memang kebutuhan baik itu oleh partai maupun pak Johan Budi sendiri,” ujarnya.

Menurut Pram, hubungan Johan Budi dan PDI Perjuangan selama ini berjalan baik. “Johan Budi bukan yang mengajukan, tetapi ada tawaran dan Pak Johan Budi mau. Memang Pak Johan Budi mempunyai kedekatan dengan PDI-Perjuangan setelah tidak lagi di KPK,” katanya.

Pram mengungkap, tahun lalu PDIP tadinya akan mencalonkan Johan Budi sebagai Calon Gubernur atau Calon Wakil Gubernur untuk mengikuti Pilkada Jawa Timur. Hanya saja, rencana tersebut tidak berlanjut. Pram menilai, popularitas Johan di Jawa Timur sudah tinggi.

“Pak Johan Budi adalah nama yang cukup representatif. Namanya juga cukup baik di publik. Dan pada saat yang lalu, sebenarnya ada usulan di internal PDI Perjuangan, dari bawah mengusulkan, Pak Johan Budi untuk jadi calon wakil gubernur maupu gubernur Jawa Timur. Suara-suara itu kemudian yang ditangkap oleh struktural partai,” katanya.

Nantinya, lanjut Pram, Johan Budi akan cuti sebagai staf khusus presiden. “Yah nanti statusnya akan sama dengan menteri (yang ikut caleg). Tidak ada perbedaan. Aturan main undang-undangnya seperti itu,” katanya.

Johan Budi Sapto Prabowo masuk dalam daftar calon legislatif di Pileg 2019 dari PDIP dan ditempatkan di Dapil VII Jawa Timur.

Johan Budi menjadi juru bicara Presiden Jokowi sejak Bulan Januari 2016. Sebelumnya, Johan Budi telah mengabdi di Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) hampir 10 tahun. Johan Budi pernah menduduki beberapa posisi penting di KPK, seperti Direktur Pelayanan Masyarakat KPK, Kabiro Humas KPK, Deputi Pencegahan KPK dan Plt. Pimpinan KPK.

Reporter: Hendry Roris Sianturi

Editor: G.A. Guritno

Hendry Roris P. Sianturi
17-07-2018 16:47