Main Menu

Aktifis Kritisi Beredarnya Hoax Soal Kondisi di Nduga, Papua

Andhika Dinata
18-07-2018 21:49

Kantor media The Washington Post (Reuters/yus4)

 

Jakarta, Gatra.com - Papua dan Papua Barat kerap dijadikan sebagai objek dalam perang kepentingan pihak-pihak tertentu. Contoh terbaru adalah, situasi di Kabupaten Nduga, Papua, yang dikabarkan memanas setelah hari Pemilihan Gubernur Papua, akhir Juni lalu.

Menurut informasi yang beredar, terjadi ketegangan antara aparat keamanan dengan Kelompok Kriminal Bersenjata di Kabupaten tersebut. Suasana bertambah riuh ketika beredar posting yang berasal dari halaman Facebook atas nama pemilik akun Jackson Uble King. Di situ dikatakan, Tim Gabungan TNI/Polri melakukan pengeboman di daerah Kenyam, Dunga, Papua. Kepolisian pun lekas membantah berita tersebut dan menyebutkan foto yang diposting adalah kejadian kebakaran hutan di Kalimantan, bukan foto pengeboman kawasan oleh aparat setempat.

Natalius Pigai, aktivis kemanusiaan dan mantan anggota Komisi Nasional Hak Asasi Manusia (Komnas HAM) itu mengkritisi terjadinya bentrok antara aparat dengan kelompok separatis di Nduga, Papua. Ia juga menyesalkan adanya operasi militer oleh aparat yang menyebabkan masyarakat di tanah Papua berada dalam tekanan, serta kondisi sosial yang mencekam.

Sementara itu Koordinator Nasional Gerakan Cinta NKRI Hendrik Yance Udam menjelaskan bahwa kondisi di Papua saat ini sudah berada dalam keadaan yang kondusif. Ia menegaskan pendapat yang dikemukakan oleh Natalius Pigai tidak sepenuhnya benar. Menurut Hendrik, menguapnya konflik di Papua lebih disebabkan karena ketidakuratan informasi dan pemberitaan yang menambah panas situasi.

“Saya disini mengklarifikasi dan menegaskan bahwa keadaan di Kabupaten Nduga dalam keadaan aman. Terlebih sudah ada klarifikasi dari Bupati Nduga yang menegaskan bahwa keadaan di Kabupaten tersebut aman,” katanya. Menurutnya semua pihak harus bisa memilah mana berita yang Hoax, mana berita yang akurat dan faktual.

“Mengkritisi berita-berita Hoax yang selama ini disampaikan, juga oleh Saudara Natalius Pigai bahwa di Kabupten Nduga keadaannya mencekam. Saya tegaskan berita tersebut Hoax. Saya sudah berkordinasi dengan Kapolda Papua dan Pangdam Cenderawasih dan hasilnya (berita tersebut) tidak benar,” ucapnya lagi.

 


 

Reporter : Andhika Dinata

Editor     : Cavin R. Manuputty

Andhika Dinata
18-07-2018 21:49