Main Menu

Mustahil Koalisi, Golkar Nilai Pertemuan Prabowo-Puan Silahturahmi Biasa

Wem Fernandez
19-07-2018 13:32

Kolase - Puan Maharani dan Prabowo Subianto. (Dok. GATRA/FT02)

Jakarta, Gatra.com - Wasekjen Partai Golkar Sarmuji menilai pertemuan antara Ketua Umum Partai Gerindra, Prabowo Subianto dan Ketua DPP PDIP non aktif Puan Maharani, Selasa, (17/7) lalu hanyalah silahturahmi biasa. Sehingga, tidak mungkin dalam pertemuan tersebut keduanya membahas koalisi dalam Pilpres.

 

“Enggak, saya kok enggak melihat itu ya (Rencana koalisi). Saya melihatnya silaturahmi politik biasa, untuk mencairkan kebekuan saja,” jelas Sarmuji di Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta Pusat, Kamis, (19/7). 

 

PDI Perjuangan tetap konsisten dalam mencalonkan Joko Widodo (Jokowi) untuk kembali maju pada Pilpres, 2019 mendatang. Sedangkan Prabowo, lanjut Sarmuji juga tetap berkontestasi. Pertemuan ini justru menunjukkan Prabowo tengah kesulitan dalam membangun peta koalisi. 

 

“Ya sebenarnya kita tidak berdoa yang buruk bagi penantang ya, tapi memang sepertinya penantang kesulitan diri mengkonsolidasikan diri. Sama sebelumnya faktor wapres itu faktor yang krusial karena semua partai menginginkan wapres,” jelas dia. 

 
Bagi Sarmuji faktor pengikat di antara barisan koalisi pendukung Jokowi bukanlah figur cawapresnya melainkan visi-misi yang hendak direalisasikan. Alhasil, perdebatan soal cawapres bisa dirundingkan dengan baik sesama partai politik pengsung. “Tapi kita masih yakin Pak Jokowi akan pilih Pak Airlangga,” kata Sarmuji. 

 



Reporter : Wem Fernandez

Editor: Hendri  

Wem Fernandez
19-07-2018 13:32