Main Menu

Jokowi Akan Bantu Bangun Rumah Rusak Akibat Gempa Lombok Rp50 Juta

Birny Birdieni
30-07-2018 14:18

Presiden Joko Widodo kunjungi korban gempa Lombok, NTB. (Dok. Biro Pers Setpres/FT02)

Mataram, Gatra.com- Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo mengatakan siap membantu setiap rumah yang mengalami rusak berat akibat gempa berkekuatan 6,4 Scala Richter yang melanda Pulau  Lombok, Minggu (29/7) kemarin.  “Masing-masing rumah yang rusak berat akan kita berikan bantuan dana sebesar Rp 50 juta," katanya saat meninjau langsung dampak gempa bumi di sejumlah lokasi wilayah Sambelia, Kabupaten Lombok Timur, Nusa Tenggara Barat, Senin (30/7).

 

Pembangunan dan supervisi akan dibantu oleh TNI. Sedangkan untuk pengawasan dilakukan oleh Gubernur NTB, Bupati dan perangkat yang lain. Jokowi juga meminta masyarakat di Lombok untuk tetap tenang dan waspada akan kemungkikan bencana alam lainnya.

Presiden mengingatkan bahwa wilayah Indonesia berada di "ring of fire". “Jadi, masyarakat kita harus siap menghadapi setiap bencana yang mungkin saja bisa terjadi kapanpun seperti gempa, banjir dan sebagainya," ujar Jokowi.

Jokowi hadir bersama Ibu Negara Hj. Iriana Joko Widodo. Kedatangannya juga didampingi Gubernur NTB, TGH. M. Zainul Majdi atau biasa disapa Tuan Guru Bajang (TGB) bersama Isteri Hj. Erica Zainul Majdi. Rombongan juga meninjau korban serta sejumlah rumah dan fasilitas umum terdampak gempa Posko bencana di Lapangan Madayin, Desa madayin, Kecamatan sambalia.

Suasana haru terlihat saat orang nomor satu di Indonesia ini mendatanginya dan mengajak dialog langsung dengan para korban gempa. 
Kunjungan Jokowi kali ini ingin memastikan penanganan tanggap bencana benar-benar bisa berjalan baik. Pada kesempatan tersebut Presiden membagikan buku dan menyerahkan sejumlah bantuan sembako.

Sebagaimana diketahui gempa tektonik di Lombok telah menewaskan 15 orang warga Lombok. 10 orang diantaranya berasal dari Sambalia, Lombok Timur dan lima orang lainnya berasal dari Lombok Utara.

Pasca gempa berbagai bantuan berdatangan baik dari kementerian, donatur dalam dan luar negeri. Termasuk aksi penggalangan dana dari masyarakat Lombok dan Perkumpulan masyarakat Lombok yang ada di luar daerah dan luar negeri.



Reporter: Hernawardi

Editor: Birny Birdieni

Birny Birdieni
30-07-2018 14:18