Main Menu

Presiden Jokowi Resmikan Bendungan Rp.124 Milyar

Hendry Roris P. Sianturi
30-07-2018 16:19

Presiden RI Joko Widodo resmikan bendungan Tanju di Dompu, NTB. (Dok. Kemen PUPR/FT02)

Dompu, Gatra.com - Presiden RI Joko Widodo telah meresmikan Bendungan Tanju yang berlokasi di Desa Tanju, Kecamatan Manggelewa, Kabupaten Dompu, Nusa Tenggara Barat (NTB).

 

Pembangunan bendungan menghabiskan anggaran Rp.124 milyar. Jokowi berharap, pembangunan Bendungan Tanju, mampu meningkatkan hasil pertanian di NTB.

Selama ini salah satu penopang ekonomi NTB berasal dari sektor pertanian. "Kunci pembangunan di NTB itu satu, ada air. Kalau tidak ada air, misalnya di Dompu ini, mau ditanam apa? Dengan bendungan ini kita harapkan komoditas pertanian di Dompu bisa naik cepat," ujar Jokowi dalam keterangan resmi, (30/07).

Saat ini, Provinsi NTB juga terus berupaya untuk menjadi salah satu sentra pertanian nasional. Untuk itu, sejumlah bendungan memang disiapkan pemerintah pusat untuk Provinsi NTB.

"Di NTB segera akan diselesaikan lima waduk. Ini termasuk yang terbanyak dari provinsi lain. Oleh sebab itu, hari ini saya senang sekali waduk Tanju sudah selesai," katanya.

Bendungan Tanju mampu menampung kurang lebih 18 juta meter kubik air dan diharapkan dapat melayani pengembangan irigasi bagi 2.250 hektar sawah di Kecamatan Manggelewa.

Bendungan Tanju juga diharapkan mampu melayani kebutuhan air baku dengan kapasitas 50 liter per detik. Selain itu, bendungan ini dirancang untuk dapat mengurangi banjir di Kecamatan Kilo.

Joko Widodo mengatakan dirinya mendapatkan informasi bahwa biasanya sawah yang ada di Dompu hanya mampu menghasilkan panen sekali tiap tahun. Kini, dengan diresmikannya Bendungan Tanju, sawah-sawah tersebut ditargetkan untuk dapat berproduksi tiga kali lipat lebih banyak.

"Tadi saya tanya Pak Bupati, biasanya panen sekali. Diharapkan dengan adanya bendungan ini panen menjadi tiga kali," ujarnya.

Bendungan Tanju merupakan bendungan ke-10 di Provinsi NTB dan salah satu dari 49 bendungan baru yang dibangun di pemerintahan Jokowi. Selain Bendungan Tanju, pemerintah juga akan membangun empat bendungan lainnya di NTB.

Dua di antaranya sedang dalam tahap konstruksi, yaitu Bendungan Bintang Bano dan Bendungan Mila.

Sedangkan dua bendungan lainnya, yakni Bendungan Beringin Sila dan Bendungan Meninting akan segera dibangun dan sedang dalam tahap lelang yang dimulai pada tahun 2018 ini.

Jika empat bendungan ini rampung, kapasitas tampung bendungan di NTB akan semakin meningkat menjadi kurang lebih 354,57 juta meter kubik.

Turut mendampingi Presiden dan Ibu Negara Iriana Joko Widodo dalam peninjauan ini, Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat Basuki Hadimuljono, Kepala Staf Kepresidenan Moeldoko, Kepala BNPB Willem Rampangilei, Gubernur Nusa Tenggara Barat Muhammad Zainul Majdi, Bupati Dompu Bambang Yasin dan Bupati Bima Indah Damayanti Putri.

Presiden dan Ibu Iriana hadir di Kabupaten Dompu setelah meninjau penanganan dampak bencana di Kabupaten Lombok Timur. Helikopter Super Puma TNI AU yang membawa Presiden dan Ibu Iriana lepas landas dari helipad Sekolah Polisi Negara (SPN) Polda Nusa Tenggara Barat, Kabupaten Lombok Timur pada pukul 10.12 WITA dan tiba di Helipad Lapangan Tanju, Kabupaten Dompu pada pukul 11.02 WITA.

Setelah meresmikan bendungan, Presiden kembali ke Kabupaten Sumbawa dengan menggunakan Helikopter Super Puma TNI AU. Di Kabupaten Sumbawa, Presiden menyerahkan sertifikat tanah untuk rakyat dan berkunjung ke Universitas Teknologi Sumbawa (UTS).


Reporter : Hendry Roris Sianturi
Editor : Mukhlison

Hendry Roris P. Sianturi
30-07-2018 16:19