Main Menu

Pendaki Rinjani Dievakuasi Dengan Heli

Rosyid
31-07-2018 08:34

Petugas mengevakuasi pendaki Gunung Rinjani (ANTARA FOTO/Akbar Nugroho Gumay/yus4)

Sembalun, Gatra.com - Tiga pendaki yang masih berada di sekitar Danau Segara Anak, Nusa Tenggara Barat akan dievakuasi menggunakan helikopter.

"Untuk tiga tamu (pendaki, red.) kita usahakan evakuasinya menggunakan helikopter. Mudah-mudahan kondisi cuacanya memungkinkan," kata Kepala Balai Taman Nasional Gunung Rinjani Sudiyono di Resor Sembalun, Selasa (31/7).

Sebanyak tiga pendaki yang rencananya dijemput menggunakan helikopter tersebut, berada di sekitar Danau Segara Anak bersama seorang pramuantar dan pemandu.

"Jadi mereka itu berjumlah lima orang, yang satu lagi jenazah, jadinya enam yang akan dievakuasi. Dua orang lainnya yang bersama tiga pendaki itu tenaga lokal, guide dan porter, kemungkinan mereka akan dievakuasi melalui jalur darat," kata Sudiyono.

Namun, kata dia, rencana evakuasi menggunakan helikopter itu masih akan kembali dibicarakan dengan tim gabungan yaang terdiri dari BNPB, TNI, Polri, maupun relawan dari para pecinta alam.

"Setelah kita briefing pagi ini, dengan mempertimbangkan kondisi cuaca, kalau memungkinkan jam 08.00 Wita atau jam 09.00 Wita helikopter akan turun," ujarnya.

Sudiyono menjelaskan bahwa telah tersedia tiga helikopter, yakni dua milik BNPB dan satu helikopter TNI.

"Nanti semuanya tergantung pimpinan, bagaimana dan yang mana paling baik, yang berani juga. Karena memang untuk evakuasi di gunung berbeda dengan tempat lainnya, harus mempertimbangkan arah angin dan banyak lagi," ucapnya.

Para pendaki itu terjebak di Gunung Rinjani akibat gempa bumi berkekuatan 6,4 Skala Richter yang mengguncang Pulau Lombok dan Pulau Sumbawa, NTB, pada Minggu (29/7) pagi.

Rosyid
31-07-2018 08:34