Main Menu

Berikut Analisis BMKG Akan Gempa di Lombok dan Sekitar

Birny Birdieni
05-08-2018 21:57

Kepala BMKG Dwikorita Karnawati.(ANTARA/Andreas Fitri Atmoko/re1)

Jakarta, Gatra.com- Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) melakukan analisis bahwa gempa dengan skala 7 MMI yang terjadi Minggu (5/8) ini tidak hanya mengguncang wilayah Nusa Tenggara Barat saja, namun hingga Bali dan Jawa Timur.

 

Kepala BMKG Dwikorita Karnawati menjelaskan bahwa di Mataram, NTB merupakan wilayah dengan kekuatan guncangan terbesar skala 7 MMI. "Artinya bangunan mengalami kerusakan karena kekerasan skala tadi," kata Dwikorita dalam konferensi pers di Jakarta, Minggu (5/8).

Selain terjadi di Mataram, gempa tersebut juga dirasakan Bima, Denpasar dan Karang Asem dengan skala lebih rendah skala 5-6 MMI. Ini artinya kerusakan ringan bila kontruksi bangunan dibangun dengan standar rawan gempa.

Adapun di wilayah Kuta, Bali intensitasnya mencapai skala 4MMI. Menurut Dwikorita, besaran ini seharusnya tidak ada kerusakan bila spesifikasi bangunan dengan tahan gempa. "Namun skala (gempa) ini dirasakan oleh masyarakat," ungkapnya.

Selain itu gempa juga terasa di Waingapu Sumba Timur dan juga wilayah Jawa Timur di Genteng Surabaya, Kabupaten Situbondo, dan Malang dengan tingkat guncangan skala 2-3MM.

Menurur Dwikorita, ini artinya gempa itu dirasakan. "Semestinya tidak mengalami kerusakan bila menggunakan standar tahan gempa," katanya.


Menurut Dwikorita, skala perhitungan tersebut adalah bila bangunan yang ada disana dengan standar rawan gempa. Namun fakta terjadi kerusakan di Lombok dan sebagian wilayah Bali.

"Kami masih mengumpulkan laporan dari lapangan tentang kondisi kerusakan termasuk dari BPBD setempat," ungkap Dwikorita.

 


Editor : Birny Birdieni

Birny Birdieni
05-08-2018 21:57