Main Menu

Logistik, Makanan, dan Bantuan Medis Jadi Kebutuhan Mendesak Korban Gempa NTB

Birny Birdieni
06-08-2018 07:03

Tim dapur umum BNPB NTB. (Dok.BNPB/RT)

Lombok Utara, Gatra.com- Kepala Pusat Data Informasi dan Humas Badan Nasional Penanggulangan Bencana, Sutopo Purwo Nugroho mengatakan bahwa fokus utama dalam penanganan korban gempabumi 7 SR di wilayah Nusa Tenggara Barat (NTB) adalah pencarian, penyelamatan dan pertolongan kepada masyarakat yang terdampak gempa serta pemenuhan kebutuhan dasar.

 

"Kebutuhan mendesak saat ini adalah tenaga medis, air bersih, dan permakanan. Juga selimut, tikar, tenda, dan makanan siap saji. Hingga layanan trauma healing dan kebutuhan dasar lainnya," ujarnya salam rilis yang diterima Gatra.com, Senin (6/8).

Saat ini ada 82 orang korban meninggal dunia akibat gempabumi yang berpusat di lereng Gunung Rinjani tersebut. " Selain itu ada ratusan orang luka dan ribuan rumah rusak. Diperkirakan korban bertambah," kata Sutopo.

Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Willem Rampangilei bersama jajaran BNPB pun telah tiba di Lombok Utara menggunakan pesawat khusus dari Bandara Halim Perdanakusuma.

Menurut Sutopo, pihaknya juga akan segera mengirimkan bantuan logistik dan peralatan. "Dua helikopter untuk mendukung penanganan darurat dikirimkan," ungkapnya

Adapun pihak TNI akan memberangkatkan tambahan pasukan dan bantuan, khususnya bantuan kesehatan yaitu tenaga medis, obat-obatan, logistik, tenda dan alat komunikasi pada Senin (6/8) pagi.

Adapun Kegiatan Belajar Mengajar di sekolah di wilayah Lombok Utara, Lombok Timur, dan Mataram akan diliburkan pada Senin (6/8). "Karena dikhawatirkan bangunan sekolah membahayakan siswa. Akan dilakukan pengecekan terlebih dahulu oleh petugas," pungkasnya.

 


Editor : Birny Birdieni

Birny Birdieni
06-08-2018 07:03