Main Menu

Ada Aksi Kawal Prabowo, Polri: Seharusnya Dibatalkan

Wanto
08-08-2018 12:22

Kadiv Humas Polri Irjen Setyo Wasisto. (GATRA/Adi Wijaya/FT02)

Jakarta, Gatra.com - Kadiv Humas Polri Irjen Setyo Wasisto menghimbau kepada Konfederasi Serikat Pekerja Indonesia (KSPI) untuk membatalkan rencana pengerahan 20 ribu buruh pada saat Prabowo Subianto mendaftar Capres ke KPU.


Menurutnya, apabila KSPI akan menggelar aksi unjuk rasa bisa saja diperbolehkan, sayangnya aksi ini lebih cenderung bermuatan politik ketimbang aksi unjuk rasa seperti biasanya.

"Kita imbau mereka tidak usah ngawal-ngawal begitu, silakan mengawal itu, tetapi harus kita lihat mengawal dalam rangkaian apa. Kalau ini unjuk rasa menyampaikan aspirasi, kalau ini kan politik, berbeda konteksnya," Jelas Setyo, di Jakarta, Rabu (8/8).

Sebelumnya, Presiden KSPI Said Iqbal mengatakan akan ada 20 ribu buruh siap mengantar Prabowo pada 10 Agustus 2018 ke KPU. 

Sementara itu, Penanggung jawab aksi Rohman menjelaskan pihaknya telah menyampaikan pemberitahuan aksi itu ke Mabes Polri dan Polda Metro Jaya pada Rabu, 1 Agustus 2018.

"Massa kita dari Jabodetabek, seperti Bekasi itu ada 5.000 orang, Karawang, Purwakarta, Cilegon, Tangerang, Serang. Target kita 20 ribu yang akan hadir, tapi yang konfirmasi baru sekitar 10 ribu," jelas Rohman. 

Reporter: Wanto

Editor: Anthony Djafar

Wanto
08-08-2018 12:22