Main Menu

Jokowi Minta Gerakan Pramuka Direvitalisasi ke Arah Digital

Hendry Roris P. Sianturi
14-08-2018 17:54

Gerakan pramuka ( ANTARA FOTO/Yulius Satria Wijaya/yus4)

Jakarta, Gatra.com - Presiden RI Joko Widodo meminta agar gerakan Pramuka direvitalisasi. Karena tantangan yang dihadapi generasi muda sekarang, berbeda dengan generasi masa lalu.

"Di masa sekarang gerakan Pramuka harus merevitalisasi dirinya agar terus dapat membentuk manusia-manusia Pancasila yang tangguh, yang tahan banting, yang berakhlak mulia, yang inovatif," amanah Jokowi dalam Upacara Hari Pramuka ke 57 di Lapangan Gajahmasa, Taman Rekreasi Wiladatika, Cibubur, Jakarta Timur, hari ini (14/08).

Menurut Jokowi, pembina Pramuka harus mendidik anggotanya bukan hanya bahasa morse, tetapi juga bahasa dan kemampuan digital. "Koding, artifisial intelegence. Kita semuanya harus tahu, advance robotic, internet of thing kita juga harus tahu," katanya.

Jokowi menilai, telah terjadi perubahan di bidang ekonomi, sosial budaya dan politik saat ini. Oleh sebab itu, katanya, gerakan Pramuka harus meningkatkan nilai-nilai kedisiplinan dan ketekunan. "Bahwa di balik latihan baris-berbaris, latihan mendirikan tenda, latihan membuat simpul tali, adalah nilai-nilai unggul kedisiplinan, nilai-nilai unggul ketekunan, dan akhlak yang mulia," katanya.

Jokowi juga berpesan kepada seluruh anggota Pramuka, pertama agar mengingat dan menjaga Pancasila serta Bhineka Tunggal Ika. "Karena kalian adalah tunas-tunas manusia Pancasila. Yang menjaga dasar negara kita dan merawat persatuan dan kesatuan bangsa Indonesia," ujarnya.

Kedua, pesan Jokowi, agar para anggota Pramuka menjadi generasi yang terus berprestasi dibidang apapun. Ketiga, jika salah satu dari anggota Pramuka menjadi Presiden Indonesia, agar menjadi pemimpin yang membawa keberhasilan negara. "Saya titip masa depan Indonesia, bawalah bangsa kita ke masa kejayaan yang sudah lama kita nantikan," katanya.


Reporter: Hendry Roris Sianturi

Editor: Aries Kelana

 

Hendry Roris P. Sianturi
14-08-2018 17:54