Main Menu

Sekjen PPP : Mahfud MD Bukan Tipikal Pembuat Konflik

Wem Fernandez
17-08-2018 15:33

Arsul Sani.(Dok. DPR RI/yus4)

Jakarta, Gatra.com - Sekretaris Jendral Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Arsul Sani menyatakan, pengakuan Mahfud MD di Indonesia Lawyer Club TV One beberapa waktu lalu bukanlah hal yang patut diributkan.

 

Mahfud sebelumnya blak-blakan karena tidak terpilih sebagai bakal calon wakil presiden yang mendampingi petahana, Joko Widodo (Jokowi).

Kata dia, Jokowi dipengaruhi oleh Ma'ruf Amin, Ketua Umum Partai Kebangkitan Bangsa Muhaimin Iskandar, dan Ketua Pengurus Besar Nadhlatul Ulama Said Aqil Siradj. Tiga nama ini bersepakat menyebutkan Mahfud bukan kader NU.

Pasca pengakuan mantan Ketua Mahkamah Konstitusi tersebut (MK), sambung Arsul, koalisi partai politik Jokowi juga tidak ingin terlalu jauh masuk dalam konflik karena tidak ingin Pilpres diwarnai dengan keributan. Masih lebih bermutu jika politik hari ini diisi oleh adu gagasan yang menyangkut kepentingan umum.

“Kalau soal Pak Mahfud kan bukan isu yang terkait langsung dengan kepentingan umum. Kami di koalisi juga cooling down, Pak Mahfud juga cooling down saat ini,” kata Arsul di Jakarta, Jumat, (17/8).

Arsul juga mengapresiasi sikap dari NU yang tidak lagi merespon pernyataan Mahfud tersebut. 

“Pak Mahfud juga menurut saya apa yang disampaikannya di ILC sudah cukup lah. Beliau juga bukan orang yang mau terus membuka konflik di ruang publik,” tegas Arsul. 


Reporter : Wem Fernandez  
Editor : Mukhlison 

Wem Fernandez
17-08-2018 15:33